buku berdebu itu

ketika kubuka kembali buku yang sudah berdebu itu, tertulis di sana 2 Rabiul Akhir 1420H. tak terasa sudah lewat 5 tahun sejak kumiliki buku itu, buku yang dahulu selalu menghiburku setiap harinya baik dikala gundah maupun dikala syukur. buku yang telah membuatku mencintai kehidupan, buku yang sempat mewarnai lembaran kisah hidupku, buku yang dahulu kucari-cari oleh sebab sulitnya mendapatkan dalam harga yang rendah. (karena beberapa waktu kemudian ketika aku mencarinya sebagai hadiah kepada temanku, kudapatkan harga yang lebih tinggi).

buku itu telah membuatku mabuk oleh cinta, bahkan sampai-sampai terbawa dalam tidurku. seringkali ibu bilang bahwa aku sering meracau dalam tidurku seperti membaca mantra yang tertuang dalam buku itu. tapi itu beberapa tahun yang lalu.

buku itu memang tidak berbicara dengan mother tongue-ku, tetapi ia berbicara dalam bahasa hati, bahasa cinta, bahasa surga. walau tidak kumengerti seluruh isinya, buku itu telah sempat menjadikan aku luluh dalam cinta.

kemarin, kucoba sentuh kembali buku yang sekian lama tidak kubuka. aku merasakan kerinduan merasuki seluruh sudut sarafku. aroma kerinduan yang tak terbendung lagi, jujur saja aku sama sekali jauh dari buku itu untuk beberapa waktu.

buku itu berdebu, kuseka dengan tanganku, kutiup debunya dari sampulnya, kularikan jari tanganku membuka-buka halaman demi halaman, kubaca kata demi kata lantunan kesyahduan.

Wahai Tuhan, kasihilah kami dengan Quran, dan jadikanlah ia bagi kami pemberi petunjuk dan cahaya keselamatan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: