sebuah cinta

26 Agustus, 2004

sebuah cinta
hadir di hadapmu

membakar asamu
memacu kegigihanmu
mendamaikan laramu

hingga kau punya alasan
untuk berjalan
untuk bertahan
untuk berbagi

sebuah cinta
hadir di rasamu

bagai bunga
bagai lukisan
bagai bintang
yang selalu kaunantikan

sebuah cinta
hadir di degupmu

mengaduk emosimu
memaksa pikiranmu
memompa keinginanmu

ada ragu
ada cemas
ada harap

sebuah cinta
hadir di jiwamu

dan kau mengerti
mungkin inilah hadiah
yang Allah persembahkan
untuk kesabaranmu
mengharap keberkahanNya

maka dengan sepenuh keikhlasan,
raihlah ia!

buat masku sayang,
dan spesial untuk dua sahabatku:
winda dan emiel

barakallahulaka wabaraka’alaika
wajama’a bainakuma fii khair!


Mohon Doa Restu

6 Agustus, 2004

May the blessings which flow in all weddings
be gathered, God, together in our wedding!
The blessings of the Night of Power,
the month of fasting
the festival to break the fast
the blessings of the meeting of Adam and Eve
the blessings of the meeting of Joseph and Jacob
the blessings of gazing on the paradise of all abodes
and yet another blessing which cannot be put in words:
the fruitful scattering of joy
of the children of the Shayak
and our eldest!

In companionship and happiness
may you be like milk and honey
in union and fidelity,
just like sugar and halva.
May the blessings of those who toast
and the one who pours the wine
anoint the ones who said Amen and
the one who said the prayer.

Translation by Franklin D. Lewis “Rumi — Past and Present, East and West” Oneworld Publications, Oxford, 2000

Undangan


back to work!

5 Agustus, 2004

hari ini kembali bekerja setelah 18 hari mengikuti orientasi BPMIGAS dan mekanisme pengawasan kontrak kerja sama minyak dan gas bumi plus outbound di JOGJA

apa yg pertama kali terpikir adalah membereskan pekerjaan yg tertelantar selama berminggu-minggu, based on presence record, aku hanya masuk kerja selama 5 hari pada bulan Juli kemarin…

kemarin siang bikin paspor RI 24 halaman yg biaya resminya hanya habis Rp120ribu aja dengan hari pembuatan mencapai 1 minggu… ternyata di kantor imigrasi sama saja dengan samsat dan kantor haji, tempat basah untuk mereguk uang… banyak calo, yg menawarkan pembuatan dalam waktu cepat… ya sudah lah, biaya lebihnya yang mencapai 200% dari biaya sebenarnya kuniatkan untuk sedekah aja…

kok cuma 24 halaman? kan bisa bikin 48 halaman, sama aja kok, cuma selisih 150ribu, ye… ini kan cuma buat jaga aja, aku gak tahu bakal kemana aja, in case someday halamannya habis ya bikin lagi, karena udah tahu caranya, ya mending saat itu ngurus sendiri aja, gapapa kok…

duh, sampai jam segini sama sekali belum sentuh berkas kerjaan… ya sudah deh, hari ini mesti kelar ngerjain report… semua report itu memang bikin repot.. šŸ˜¦


%d blogger menyukai ini: