empat

terkadang malam menyisakan kisahnya untuk esok hari… namun pagi tak menyisakan terang di sore teduh.. aku cuma termenung mengagumi lembayung.., bintang.., bulan..

teringat akan pesan yang pernah dia kirimkan kepadaku, dan kini ku kirimkan kembali kepadanya. betapa tidak hancur hatiku saat ia katakan bahwa ia akan memulai hidup baru dengan seorang gadis pilihannya sendiri. aku tak mampu berkata-kata, membisu.

dia telah berada dalam perjalanan bersamaku selama 3 tahun, dia telah mengisi sejumlah kisah yang perih dan menggantinya dengan kemanisan. namun kini, aku seperti dicampakkan.. ini semua salahku sendiri, aku tak pernah benar-benar memintanya menjadi pendamping hidupku.

kesal, pekat,

aku seperti kehilangan pegangan, laki-laki yang baik itu, yang berkali-kali mengirimkan sms bertuliskan “you’re always inspire me” …

dunia hanyalah pemandangan dari jendela ruangan yang aku terkurung di dalamnya, sejenak hendak keluar, sejenak lain takut menghadapi. namun malam trus bercerita

kukirimkan lagi sms kepadanya, betapa sebenarnya aku masih mengharapkan dirinya, tak peduli apakah apa yang ia katakan tentang menikah itu benar atau tidak, karena ia memang tidak pernah menceritakan tentang itu sebelumnya. Ya Allah, masihkah ada harap agar ia menjadikanku pasangan hidupnya?

sejumlah waktu dalam kepedihan mengusungku, lalu masuklah sms di handphoneku, sms dari laki-laki itu..

jangan hilang ceriamu walau badai melanda, pagi selalu sisipkan harap untuk hidup. seka tangismu dari getir hati. sinar mentari sedia hangatkan jiwa dalam dada.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: