Hukum 250

doni to SSR-Klub 2/7/05 (7 days ago)

Dear Rekans,

Sekali lagi tentang pak Joe Girard, si sales mobil.

Begini ceritanya:

Dalam karirnya sebagai sales, beliau menemukan kenyataan unik yang membantunya mengembangkan branding sebagai salesman terpercaya, yang

kalo dipikir2 ya.. biasa aja, tapi kenapa bisa luput ya dari pengamatan orang-orang kebanyakan ..

Ini pengamatannya:

Di kotanya, setiap individu paling gak mengenal atau dikenal oleh 250 orang lainnya (bagaimana pak Joe mendapatkan angka 250 merupakan

cerita tersendiri, cukup panjang, ntar bosen).

Kalau di lingkungan kita mungkin angkanya beda ya? tapi intinya setiap individu yang normal pasti punya kenalan yang cukup banyak.

Hubungannya dengan usahanya pak Joe seperti apa?

Begini,

Kalau ada pebisnis yang mengecewakan pelanggan, kira2 apa akibatnya?

Pertama, pelanggan yang kecewa tadi akan cerita ke keluarganya tentang kekecewannya pada pebisnis itu

Besoknya di akan cerita ke teman2 kantor tentang kekesalannya. Pada saat lari pagi di boulevard, ketemu tetangga dan keluar lagi

cerita tentang kejengkelannya .. dst dst

ditambah lagi: keluarga/rekan kerja/tetangga akan cerita juga kpd teman/rekan/handai tolan dengan lebih mendramatisir keadaan

maka tersebarlah dengan cepat berita tentang betapa brengseknya usaha pebisnis itu tadi .. dalam sekejap, hancurlah reputasi pebisnis tadi di mata banyak orang hanya gara2 seorang pelanggan yang kecewa

Kalau sebaliknya, kita memberikan pelayanan yang istimewa kpd setiap pelanggan.

Dengan efek yang sama, keistimewaan usaha kita akan cepat tersebar juga ..

(.. eh, bakso di ruko sana enak deh, tempatnya sejuk gak sumpek, pelayanannya cepat, kasirnya apalagi .. cantiknya ..ruarrr biasa.. (dasar !))

Oleh pak Joe hal ini dinamai “hukum 250”

Bottom line:

Kalau dihadapkan pada kondisi antara merugi sedikit vs mengecewakan seorang pelanggan, ingatlah saya .. eh .. ingatlah pak Joe dengan hukum 250nya. Sekali seorang pelanggan kecewa, ingatlah besok akan ada sekian orang yang gak mau lagi berhubungan bisnis dgn anda ..

Kalau dihadapkan pada pilihan memberikan pelayanan seadanya vs pelayanan istimewa, ingat juga hukum 250 pak Joe. Setiap pelanggan berpotensi menjadi wasilah/perantara bagi sekian banyak pelanggan baru yang tentu akan lebih menggembungkan pundi2 anda.

semoga bermanfaat

Salam

DS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: