Wafatnya Isa Almasih a.s. putra Maryam


The Passion Of The Christ
Posted by HelloIsa Almasih a.s. putra Maryam adalah salah satu nabi-nabi ulul azmi, yaitu nabi-nabi yang mendapatkan tugas yang berat dalam menjalankan kerasulannya menyerukan tauhid kepada umatnya. Beliau diutus kepada bani Israil bukan untuk membawa agama baru, melainkan untuk menggiring kembali bani Israil dari kesesatan kepada ketauhidan kepada Allah swt.

Film kolosal karya Mel Gibson, The Passion of the Christ, yang kabarnya merujuk kepada biografi otentik masa-masa akhir kehidupan Yesus dari Nazareth, adalah film yang cukup objektif menggambarkan kemanusiaan Yesus.

Ketika menontonnya kembali di TransTV Jumat 25 Maret 2005 yang lalu, saya sambil membuka-buka Alkitab terbitan LAI, koleksi perpustakaan saya, mengikuti filmnya dengan membolak-balik halaman pada kitab Matius, Markus, Lukas dan Yohanes, dan memastikan ada dialog dan adegan yang tertulis di sana. Mungkin Mel Gibson juga merujuk kepada biografi dari kitab lain, karena ada beberapa adegan dan dialog yang tidak tertulis dalam Alkitab yang saya miliki.

Betapa saya melihat sisi kemanusiaan Yesus yang tergambar dalam film tersebut, bahwa ia tidak memiliki kehendak kecuali atas kehendak Bapa, dimana Bapa adalah Tuhannya, seperti dalam hal berlalunya cawan rembulan ketika beliau berada di taman Getsemani.

Dan ketika Yesus berada di hadapan mahkamah agama, di hadapan Pilatus, maupun di hadapan Herodes, beliau ditanyakan: “apakah engkau adalah Tuhan”, beliau menjawab: “Engkaulah yang mengatakannya”, jelas sekali bahwa Yesus tidak mengaku sebagai tuhan, melainkan para pemuka Yahudi yang memfitnahnya sebagai tuhan.

Nabi Muhammad saw. pernah bersabda kepada para sahabat ketika mereka mendapat siksaan yang berat dari kaum musyrikin Mekkah pada tahun-tahun blokade ekonomi dan sosial bahwa siksaan yang mereka hadapi tidak seberapa dibandingkan siksaan yang dihadapi kaum dan nabi-nabi sebelumnya. Melihat gambaran siksaan dalam film tersebut, sangat jelas menambah keimanan bahwa untuk mempertahankan keimanan tauhid mengesakan Allah sebagai satu-satunya yang patut disembah adalah perjuangan yang sangat berat. Dan para nabi Allah adalah penerima siksa terberat dari semua perjuangan itu.

Sebagai bahan referensi lebih lanjut dapat membaca artikel-artikel di:
* Official website Film The Passion of the Christ http://www.thepassionofthechrist.com
* Bagaimana Nabi Isa meninggal http://www.harunyahya.com/jesuswillreturn04.php
* Buku “The Choice-Islam & Chistianity” vol. 1 dan 2 karya Ahmed Deedat http://media.isnet.org/antar/Deedat/index.html
* Websitenya orang Ahmadiyya: Nabi Isa a.s. meninggal secara wajar
http://www.geocities.com/almasih_israili/isawafat1.htm
* Final Week of Jesus
http://www.jesus-institute.com/historical-jesus/jesus-final_week.shtml
* DVD Review: The Passion of the Christ
http://blogcritics.org/archives/2005/03/27/182531.php
* Kebenaran Rasulullah saw.
http://www.al-islam.com/articles/articles-i.asp?fname=36
* Artikel
http://annisa.majelis.mujahidin.or.id/artikel/kajian/koreksi_al_qur-an_terhadap_agama_yang_berdasarkan_legenda_mythos.xhtml
* Artikel Irena Handono di http://www.irena-center.org/edited: 30 Mar 2005
Jika dalam referensi yang telah disebutkan di atas mengatakan bahwa Yesus tidaklah mati di kayu salib, bahkan pembuktiannya merujuk kepada Alkitab. Lalu bagaimanakah Alquran menjawab pertanyaan apakah Yesus disalib?

Silakan buka Alquran, Surat Annisaa (4) ayat 157-159

وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَـكِن شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُواْ فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِّنْهُ مَا لَهُم بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلاَّ اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا

That they said (in boast), “We killed Christ Jesus the son of Mary, the Messenger of Allah”;- but they killed him not, nor crucified him, but so it was made to appear to them, and those who differ therein are full of doubts, with no (certain) knowledge, but only conjecture to follow, for of a surety they killed him not

بَل رَّفَعَهُ اللّهُ إِلَيْهِ وَكَانَ اللّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا

Nay, Allah raised him up unto Himself; and Allah is Exalted in Power, Wise

وَإِن مِّنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلاَّ لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا

And there is none of the People of the Book but must believe in him before his death; and on the Day of Judgment he will be a witness against them

terjemahan bahasa Inggris diambil dari translasi The Noble Quran, Abdullah Yusuf Ali di http://www.al-islam.org/quran/ (websitenya orang Syi’ah)

Semoga Allah swt memberikan petunjuk untuk mengimani apa yang telah diberikan-Nya kepada kita.
Amiin.
-000-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: