jika harus mendapat musibah

ada sebuah kaidah yang berlaku dalam menghadapi musibah: jika mendapatinya maka hadapi dengan sabar, jika tidak mendapatinya hadapi dengan syukur.

kawan, pernahkah kita mengharapkan untuk ditimpa musibah? atau supaya dianiaya oleh orang lain, dengan demikian kita mendapatkan keuntungan dari musibah atau penganiayaan itu? atau seberapa sering kita berharap agar dijauhkan dari segala musibah dan cobaan yang tidak dapat kita hadapi, supaya kita dapat bersabar dan bersyukur atas segala keadaan yang kita temui?

sangat disayangkan, ketika orang lain tertimpa musibah kita bergembira namun ketika orang tersebut mendapat bantuan untuk keluar dari kesusahannya, justru kita iri-dengki dengan bantuan tersebut. yang dengan itu kita berusaha menganiaya diri sendiri supaya mendapat bantuan juga? bukankah Allah lebih menyukai orang-orang yang mengulurkan tangannya daripada kepada yang menengadahkan tangan?

IJS-08
QS 2: 153-157

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: