sudah terlalu lama

27 Desember, 2007

karena jadwal kepulangan ortu telat 1 hari dari rencana, kami gak bisa jemput pada saat liburan cuti bersama. kepulangan ortu dari haji jatuh tgl 27 di hari kerja, ini membuat andi terpaksa minta ijin ke atasan. namun atasan langsung sedang cuti natal dan tahun baru, percuma saja jika andi ijin kepada beliau. so that, andi ijin kepada yang di atas lagi dengan mengirim sms:

“pak, maaf saya ijin besok karena harus jemput ortu pulang haji.”  tak lama kemudian sms balasan datang:

“kamu sudah terlalu lama dinas dan cuti. sehabis jemput langsung ke kantor.”

waks! gatot deh perpanjang liburan 😦 tapi masih untung dikasih ijin setengah hari.         🙂                                                                                                                   


[jualan] EFFICIENT+STYLE HOUSE DESIGN

25 Desember, 2007

Mau bangun/renovasi rumah yang hemat dengan disain menarik sesuai selera anda?

DI SINI TEMPATNYA.

Anda bisa tes disain 1 kali, tanpa biaya. Hasil disain akan dikirim ke email anda.

Jika anda cocok dan berminat meneruskan proses disain sampai memperoleh gambar kerja, anda cukup membayar Rp. 100rb/mtr2. Dengan demikian anda akan mendapat kesempatan 3 kali revisi disain dengan hasil akhir blueprint di kertas A1 plus CD.

Dan jika anda berniat mewujudkan disain anda, anda cukup membayar tambahan Rp. 1-2,5jt/m2, tergantung kualitas bangunan yang anda inginkan.

Jadi, jangan ragu untuk berkonsultasi. Hubungi:
Citra di telp. 02170735335 atau email ke citrasani@gmail.com

===

Build or Renovate your house efficiently in nice design to fulfil your needs?

THIS IS THE RIGHT PLACE.

TRY FREE design one time, and the design will be sent to your email.

Interested to continuing the design to be presented as working design? Pay $15/m2 only. And you will have the right to revise your design three times. All the result in the blueprint will be in A1 paper format plus CD.

Intended to build your design? Add only $150 – $300 per meter square, depends on the quality of the house that you need.

So, contact us now, to get your house newly designed:
Citra tel. (+62)(0)2170735335 or email to citrasani@gmail.com


hari raya haji tahun ini

21 Desember, 2007

makna hari raya haji tak sekedar sate dan gulai serta ketupat yang melengkapi suasana kumpul keluarga. hampir setiap hari raya baik itu hari raya puasa (idul fitri) maupun hari raya haji (idul adha) rumah mama jadi tempat kumpul adik-adik mama dan bapak. bakar sate, masak gulai serta ketupat sayur adalah hal yang lumrah saat hari raya qurban. namun tidak dengan tahun ini, ketika mama dan bapak sedang menunaikan ibadah haji di mekkah, tak ada kumpul keluarga yang meramaikan hari raya.

praktis ketupat sayur dan ayam goreng hanya dinikmati oleh andi-citra-raka, nug, dana dan bude asih (kakak pertama mama yang tetap melajang sampai saat ini). 2 kantung daging sapi jatah qurban mengeram di dalam freezer yang menanti untuk dimasak rendang, terpaksa menambah masa penantiannya untuk dimasak atau diteruskan kepada orang lain.

anak mama cuma dua, andi dan nug. andi sudah berkeluarga dan tinggal terpisah hanya sesekali berkunjung ke rumah mama. nug sudah bekerja dan tinggal di kos-kosan dekat tepat kerjanya. rumah hanya dirawat oleh bibi yang datang setiap hari. untunglah ada dana, sepupu kami yang bekerja di klinik, yang bersedia menempati rumah sekalian ia menghemat daripada harus ngekos. bude asih hanya datang sesekali di akhir pekan atau hari libur.

tanpa kehadiran mama dan bapak, terasa sekali kekurangannya. cerewetan mama tak terganti walau cerewetan bude kerap terdengar. atau gelak tawa bapak ketika bermain dengan raka, cucu pertamanya – anak kami, tak terpenuhkan walau raka tak memilih bercanda dengan siapa saja. belum lagi tanpa kehadiran sanak saudara, menambah sepi dan rindu kebersamaan.

inilah yang jadi pengorbanan kami pada hari raya haji tahun ini. hanya doa terpanjat semoga mama dan bapak kembali dengan sehat wal afiat dan mendapat haji mabrur yang pahalanya surga serta harapan semoga keluarga kami dapat merasakan lagi ramainya kebersamaan di hari raya dan hari-hari lainnya di dunia dan di akhirat kelak.

taqobbal Allahu minna wa minkum – semoga Allah menerima ibadah dari kami dan dari anda. Amin.


[bob] menggali kenangan – 1

19 Desember, 2007

tadi malam, seseorang mampir dan numpang menginap di pondokecil. tamu yang datang lewat tengah malam itu mengajak andi menelusuri blognya dan menemukan jejak pada nama beastudi etos. ingatan pun melayang ke delapan tahun yang lalu saat andi masih duduk di semester dua fakultas teknik universitas indonesia. sebuah pengumuman beasiswa terpampang di mading musala teknik. sebuah kesempatan untuk mendapat pembiayaan kuliah. beasiswa tersebut menjanjikan program pengembangan diri oleh lembaga nurul fikri dengan biaya dari dompet dhuafa republika. mas eri sudewo, dirut dompet dhuafa saat itu sangat perhatian dengan pengembangan diri mahasiswa yang mendapat beasiswa, dengan menggandeng pak musholli dari nf diharapkan sebuah pilot project tercipta untuk menelurkan orang-orang terbaik di masa depan. sebuah cita-cita yang tidak sederhana dan sangat mulia. pilot project ini diperkenalkan dengan nama BEST OF the BEST (bob).

melalui seleksi yang ketat yang dilakukan oleh team psikologi nf yang dipimpin oleh bang hilmy wahdi, tersaringlah 13 orang dari ui dan 10 dari ipb untuk melanjutkan pembinaan. sebuah rumah wakaf di jalan keadilan depok timur disulap menjadi asrama anak-anak ui, sebuah keputusan yang berat bagi kami karena jaraknya yang jauh dari kampus dan memakan waktu hingga satu jam sekali tempuh. seorang kepala asrama ditunjuk untuk memastikan program berjalan sesuai kurikulum. kepala asrama kami adalah ustad qurthifa wijaya yang saat ini menjadi salah satu anggota dprd kota depok. sedangkan asrama anak-anak ipb tak jauh dari kampus baranangsiang, yang dikepalai oleh ustad tian, dan secara rutin mendapat pembinaan dari ustad didin hafidhuddin.

kedatangan tamu tersebut membuat andi mencoba menggali kenangan dan membuanya dalam kategori tersendiri. mudah-mudahan bob memories bisa dituliskan kembali di blog ini, dan menjadi bacaan inspiratif buat adik-adik ppsdm nf dan beastudi etos lpi dd.


jika istri minta keluar rumah

19 Desember, 2007

“mas, aku kan bosan di rumah saja”

“trus maunya de, bagaimana?”

“maunya keluar rumah gitu, dapat pengetahuan dan pengalaman baru, nggak stuck dengan ibu-ibu erte yang doyan gosip itu, aduh. bisa tidak berkembang otak dan potensiku, mas”

“loh, bukannya waktu de untuk melakukan hal itu lebih banyak? mengapa tidak dilakukan?”

“abis, masih ada si kecil”

dilema menjalani kehidupan ibu rumah tangga pasti akan dirasakan oleh perempuan menikah yang pada masa lajangnya penuh dengan aktivitas luar rumah. ketika dengan “terpaksa” berada di rumah saja akan seperti sebuah “pengekangan” dan “pembunuhan” potensi, sehingga menimbulkan persepsi “kekerasan dalam rumah tangga” karena “merasa dilarang” untuk melakukan aktivitas di luar rumah. padahal tidak semua suami mengekang, membunuh potensi, memaksa atau melarang istrinya dalam beraktivitas. persepsi ini timbul karena budaya masa lalu masih melekat dalam benak masa kini. dengan melihat budaya masa lalu, persepsi “menjadi ibu rumah tangga” akan selalu “menjadi ibu yang berada di rumah saja”.

siapa bilang perempuan tidak boleh beraktivitas? justru perempuan memiliki peran yang penting dalam pembentukan karakter manusia: anak-anaknya, dengan demikian jika tidak beraktivitas perempuan tidak membentuk karakter manusia melainkan memandulkan potensi tersebut. bahkan ibu kartini saja bilang bahwa pendidikan bagi kaum perempuan adalah bukan untuk menjadikan perempuan sebagai pesaing laki-laki tetapi sebagai persiapan bagi calon ibu: pendidik manusia yang pertama kali. jika perempuan tidak berpendidikan, bagaimana mungkin mereka dapat mendidik anak-anak mereka dengan baik?

sehingga ketika  istri minta keluar rumah, haruslah sebagai sarana pendidikan, bukan untuk sekedar memenuhi kebutuhan pribadi (karena yg ini adalah tugas para suami). makanya dalam percakapan di atas, perempuan berpendidikan akan kembali memikirkan pengasuhan dan pendidikan anaknya apabila dia keluar rumah untuk beraktivitas. suami sebaiknya mendukung aktivitas istrinya jika itu bermanfaat bagi peningkatan kualitas kehidupan rumah tangga.


jualan di craigslist

18 Desember, 2007

awalnya cuma mikirin tiket december pass yang dibeli sama koko dan toni, cerita berikutnya malah jadi lucu. kedua temanku itu harus membeli tiket pass supaya tidak perlu bayar setiap naik tram atau bus di calgary selama 2 minggu kursus karena tempatnya yang jauh dari penginapan kami di downtown. jacky mengenalkan kami dengan calgary.craigslist.ca -sebuah situs komunitas online yang menawarkan iklan gratis- untuk mengiklankan tiket pass tersebut barangkali ada yang membutuhkannya.

hari pertama pemasangan iklan sudah ada seorang bernama kelvin yang berminat membeli 2 tiket pass dengan harga $50. harga beli tiket itu $75 per lembar, sehingga kalau dijual dengan harga $25 per lembar tentulah sangat menarik, toni dan koko pun sudah menang pakai selama 12 hari. kami pun janjian ketemu di hari terakhir kami di calgary, jumat siang.

pergi ke negeri kulkas butuh persiapan seperti jacket, celana dan baju hangat sehingga sebelum berangkat ke calgary kami sudah membeli keperluan musim dingin di wintershop toko Lima Enam di ITC mangga dua. karena kabarnya belanja di negara tujuan mahal, lebih baik sudah bawa dari indonesia.  persiapan kami ini bukan percuma, karena kedatangan kami di calgary disambut dengan temperatur minus 22 C sehingga semua barang-barang winter kami terpakai.

kecuali snowpants, yang hanya dipakai ketika kami liburan weekend di banff yang banyak saljunya (salju di calgary tidak tebal dan melting karena temperatur kota lebih hangat daripada di perumahan atau di pegunungan). praktis karena tidak terlalu berguna, kutawarkan saja di craigslist dengan harga $50. tak dinyana, seseorang bernama steve berminat dengan celana salju tersebut. ketika hal ini kuceritakan kepada toni dan koko, koko malah berniat menawarkan winter jacket dan snowpant miliknya masing-masing $60 dan $40 dan dari iklan tsb seorang bernama jim tertarik membeli jacketnya. kami pun berkelakar kalau suatu hari nanti pergi ke negeri kulkas lainnya, tinggal belanja lagi aja, kalau bisa dijual lagi sebelum pulang, lumayan nambah uang saku 😀

hasil penjualan di craigslist tersebut: sebuah winter jacket terjual $55, 3 buah snowpant terjual dengan harga berbeda: $35, $25, dan $20, dan 2 buah tiket pass terjual $40. andi dapat komisi $15 dari seluruh penjualan barang yang dimiliki oleh koko dan toni. alhamdulillah…


i’m coming home soon

16 Desember, 2007

penerbanganku dari london ke singapore makan waktu kira-kira 12 jam, jam 10 waktu london dan mendarat jam 18 waktu singapore. aku mendapat tempat duduk di 28H terletak di barisan pintu emergeny yang jelas sekali lega buat aku menyelonjorkan kaki. teman perjalananku kali ini seorang perempuan singapore bernama Rachel. ia seorang pebisnis exhibition yang pulang dari meeting di Paris dan Brighton untuk persiapan eksebisi internasional tahun 2008.

dari obrolan awal, seorang cabin crew bernama jeremy ikut nimbrung, jeremy ternyata keturunan indonesia dan suriname yang lahir besar dan tinggal di holland. wah, asyik sekali 🙂 tetapi dia tidak bisa berbahasa indonesia atau bahasa jawa, hanya hapal beberapa frasa percakapan saja.

selebihnya penerbanganku terisi dengan tidur, nonton film, meregangkan badan dan melemaskan otot, ke toilet, dan makan makanan yang dihidangkan. asyiknya memesan special request untuk makanan walaupun kita duduk di kelas ekonomi, makanan kita datang lebih dahulu daripada penumpang lainnya. ah, menanti penerbangan berikutnya ke jakarta, kucharge bateri sambil menulis jurnal ini.


free wi-fi along my trip

16 Desember, 2007

setelah berlalu 12 menit kucoba logout dari koneksi internet pay per use di london heathrow untuk setengah jam. karena jika harus lanjut menulis jurnal akan menghabiskan waktu, sehingga kuputuskan koneksi dengan niat menyambung lagi setelah selesai. tetapi yang terjadi adalah username dan password yang kumasukkan selalu salah. akhirnya kusadari bahwa pay per use adalah untuk sekali login. waduh sayang sekali, remaining time 17 menit tidak bisa kupakai dan aku harus membayar full.

changi airport di singapore hanya menyediakan free internet access untuk fasilitas PC yang disediakan, sedangkan untuk akses wi-fi hanya tersedia bagi pelanggan starhub atau telepon singapore. walaupun ada menu pay per use dan harga promosi $6 per 1/2 jam sampai 31 desember 2007, tetapi menu tersebut hanya loop ke halaman muka bukan ke halaman untuk membeli voucher.

lain halnya dengan hongkong, aku bisa sepuasnya ber wi-fi ria, begitupun dengan hotel tempatku menginap di calgary, bebas 24 jam. memang enak jika punya akses unlimited tanpa bayar 🙂


oxford circus di akhir pekan

15 Desember, 2007

rencananya mau ketemu asim lagi di london, tetapi ia tidak pernah membalas smsku. akhirnya akupun turun di stasiun Piccadily Circus, kemudian mengambil gambar patung eros dan gedung-gedung di sekitarnya. lalu aku menuju Oxford Circus dan berjalan-jalan di sepanjang pertokoan yang menjual suvenir-suvenir london dan city of westminster dengan harga banting. sayang sekali, aku sedang tidak berniat untuk berbelanja. kunikmati perjalanan dengan double decker yang terhambat di tengah kemacetan karena ramainya orang-orang memenuhi sepanjang jalan oxford circus.

waktu berlalu, kulihat matahari mulai redup, karena tak kutemukan masjid di sekitarnya, kuambil jalur ke Baker Street dan kulangkahkan kaki menuju London Central Mosque. kutunaikan jamak zuhrain beberapa menit menjelang magrib. kusempatkan berjamaah salat magrib dengan muslim yang lain lalu kulanjutkan dengan salat isya. setelah puas menikmati suasana masjid, kuambil double decker nomor 94 yang mengantarku kembali ke stasiun Oxford Circus. dari lantai atas bus tingkat itu kurasakan keramaian malam akhir pekan sepanjang jalan Oxford Circus.

semua orang tumpah ruah meramaikan saat-saat menjelang natal dan tahun baru yang tentu saja banyak sale. 🙂 tak jauh beda dengan suasana menjelang lebaran di pusat-pusat perbelanjaan di jakarta. ah, sudah malam, kularikan diriku menuju london heathrow terminal 4. lebih baik menunggu di airport daripada terlambat. benar saja, aku datang 3 jam terlalu awal.

melalui screening, pertama kalinya aku diminta lewat fast track, melalui bilik tersendiri dengan melakukan 3 posisi screening. kubaca papan petunjuk ada multifaith prayer room, kulangkahkan kaki ke sana, ada shower room. kusempatkan menyegarkan badan dan mengganti sebagian pakaian yang sudah kotor. lalu kuambil salat sunnah dua rakaat di ruang doa multi keimanan itu.

masih lama menunggu di london heathrow, cuci mata di duty free shop, yang mahal-mahal harganya daripada di oxford circus. lalu duduk mencari tempat, mengeluarkan 3 poundsterling buat mendapat akses wi-fi untuk mengeposkan tulisan ini 🙂


see you next time, calgary

15 Desember, 2007

namanya javed, orang pakistan yang kerja di calgary, dia mau pulang kampung karena liburan natal dan tahun baru cukup panjang, dan ini pulang kampung pertamanya sejak bekerja di calgary 5 tahun yang lalu. awal perkenalanku dengannya adalah karena ia melihatku salat di ruang tunggu bandara calgary, lalu kami terlibat percakapan yang hangat dalam menghabiskan waktu menunggu saat boarding. kebetulan kami transit di london heathrow dan kebetulan pula pesawat berikutnya yang membawa dia ke abu dhabi berangkat jam 20, tak berbeda jauh dengan jadwal pesawatku ke singapore, sehingga kami memutuskan untuk visit london: artinya harus melalui border imigrasi UK.

nomor tempat duduknya adalah 32D (aisle) sedangkan aku 31A (window), ketika boarding kuminta pasangan suami istri yang duduk di 31B dan C untuk bertukar tempat denganku, karena duduk di aisle lebih mudah jika harus bolak-balik ke toilet atau meregangkan badan. tak disangka 31C dan 32D justru bertetangga di aisle, sehingga dalam perjalanan kami sempat melanjutkan obrolan. dia punya perhatian yang sama dengan memesan moslem meal. karena aku bertukar tempat duduk, awak kabin sempat bingung mengantarkan makananku, tetapi selanya lancar saja.

setibanya di london heathrow, kami pun tidak berbelok ke ruang transit, melainkan ke arrival karena berencana berjalan-jalan di london. alhamdulillah petugas mengijinkanku masuk ke london. tetapi tidak demikian dengan javed, ia tidak boleh karena di dalam paspornya yang pakistan tidak terdapat visa UK dan tidak cukup dengan menunjukkan kartu identitas canadanya. dengan begitu, kebersamaan kami sampai di situ saja. tetapi banyak hal yang kudapatkan dari javed sepanjang obrolan.

paling tidak aku mengetahui informasi bahwa calgary lagi butuh pekerja buat perminyakan, karena melihatku sebagai engineer yang bekerja di perminyakan, ia menanyakan apakah aku memiliki niatan untuk pindah ke calgary, sekaligus melanjutkan kuliah di sana. kalau yang ini… belum bisa kujawab 🙂


%d blogger menyukai ini: