siapa bilang nasi goreng ayam halal?

kebanyakan kita berpendapat nasi goreng ayam halal, sehingga tak sedikit orang yang makan nasi goreng dengan yakin kehalalannya tanpa mempertanyakan bagaimana proses pembuatannya. jika nasi goreng ayam tersebut buatan dapur sendiri, boleh saja 90% halal (saya tidak katakan 100% karena boleh saja kita menggunakan bahan-bahan yang selama ini dianggap halal tetapi belum bersertifikasi halal). namun bagaimana jika kita makan nasi goreng di restoran, katakanlah restoran tenda yang murah meriah, yang menjual masakan asia, tetapi juga dihidangkan pork asam manis di dalamnya. nah lho! adakah yang dapat memastikan alat masak yang digunakan untuk menggoreng nasi ayam kita adalah alat masak yang berbeda untuk memasak pork asam manis? bahkan lebih jauh jika kita mau menelusuri ayam yang kita makan apakah disembelih dengan cara islam?

waduh, maaf lho, postingan ini bukan untuk membuat pembaca paranoid dengan nasi goreng ayam, apalagi restoran atau rumah makan asia. hanya mengingatkan bahwa ternyata untuk menjaga diri dari hal-hal yang haram itu perlu ekstra hati-hati dan teliti. jangan akhirnya malah merepotkan diri sendiri hingga tidak makan. bukan itu …

sertifikasi halal, jelas menenangkan hati kita. namun bagaimana dengan yang belum bersertifikat? bukan berarti tidak halal, hanya butuh ekstra teliti untuk mengonsumsinya. kecuali jika terpaksa, misalnya berada di negara non muslim yang sulit sekali mencari rumah makan bersertifikat halal (boro-boro bersertifikat, orang-orangnya saja tidak kenal apa itu halal, :p). alhamdulillah, dalam kondisi terpaksa ini Allah memberi keringanan, asalkan kita makan secukupnya saja, dan penuh rasa terpaksa. (QS 2:173, 5:3, 6:119, 6:145, 16:115 ). dan ada satu hal lagi yang banyak muslim yang tidak mau memperhatikan bahwa makanan ahli kitab (yahudi dan nasrani) adalah halal berdasarkan QS 5:5.

pengecualian ini hanya berlaku bagi teman-teman yang mampir di negeri non muslim (bukan tinggal, apabila bermukim sudah wajib baginya mengadakan makanan halal bagi dirinya dan keluarganya) atau tinggal di negara muslim tetapi di daerah yang dikunjunginya sulit ditemukan makanan bersertifikat halal.

2 Balasan ke siapa bilang nasi goreng ayam halal?

  1. andi mengatakan:

    mengenai kemudahan yg anda tanyakan tertulis di postingan di atas, coba baca lagi.
    untuk sementara karena kita tinggal di negeri yang mayoritas muslim, dapat dikatakan sebagai negeri muslim, maka kita boleh menganggap halal makanan yang dibuat oleh saudara2 kita di indonesia karena untuk penyembelihan binatang mayoritas mengikuti hukum islam. kecuali yang jelas haram seperti olahan babi dan miras, perkara yang masih ada syubhat dalam pengolahan makanan yang belum mereka ketahui adalah tugas kita buat menyosialisasikan.

    selamat makan!
    jangan lupa baca bismillah!

  2. tiga giga mengatakan:

    Setuju, saya tambahin dech…. warteg juga belum tentu halal, sate ayam gerobak juga belum tentu halal. Tapi belum pernah kan nemu warteg dan sate gerobak dengan sertifikasi halal?

    Nah, kalo kita di pinggir jalan kelaparan dan duit pas2an gimana ?
    Masak kudu nyari warung dengan sertifikasi halal yang notabene di miliki oleh resto2 yang lumayan besar ?
    Mau gak mau kan harus nasi goreng ayam, atau warteg, atau lainnya…..
    dan memang seharusnya kita harus teliti dari mana ayam itu berasal dan bagaimana cara potongnya…. tapi apakah si penjual tahu ? belum tentu, siapa tahu dia beli ayam potong di pasar…. truss apakah sebelum kita makan kita harus telusuri juga ke pasar untuk memastikan ayam-nya bener2 halal ?

    Nah, kalo gitu teruss kapan makannya ?
    Ada gak kemudahan untuk itu ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: