raka kesal!

15 April, 2008

hari ini raka kesal, bangun pagi dan tidak menemukan baba dan bubu di
sisi. karena raka berada di rumah eyang di pondok gede. padahal
semalam raka masih bersama mereka berdua. bahkan baba sendiri yang
mengajak raka naik mobil, padahal baba baru pulang kerja. raka juga
mengajak bubu naik mobil bersama kami.
tapi raka tidak menemukan baba dan bubu di sisi ketika raka bangun
tidur pagi ini. raka mau makan ketan, raka mau main sama eyang kakung,
raka gak mau bicara dengan baba dan bubu apabila mereka menelepon.
Nggak! raka kesal!

[catatan raka, 15042008]


tetangga kelaparan, tanggung jawab siapa?

15 April, 2008

Teman-teman, menyingkap ajaran Islam, jauh sebelum orang lain mendeklarasikan HAM:

“…Dan berbuat baiklah terhadap dua orang ibu bapak, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat maupun yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan para hamba sahayamu….”  (an-Nisaa`: 36)

“Tidak beriman kepadaku barangsiapa yang kenyang pada suatu malam, sedangkan tetangganya kelaparan, padahal ia megetahuinya.” (HR. ath-Thabrani)

“Tidaklah beriman seseorang, bila ia dalam keadaan kenyang sementara tetangganya kelaparan.” (Al Adabul Mufrad no. 112, dishahihkan Asy Syaikh Al Albani)

“Wahai Abu Dzar, bila engkau memasak maka perbanyaklah kuahnya, kemudian engkau bagikan kepada tetanggamu.” (HR. Muslim)

Alangkah baiknya sebelum lebih jauh menyalahkan siapa-siapa: pemerintah, negara dan orang lain… sudah seharusnya kita sebagai hamba Allah mulai memperhatikan tetangga kita sendiri 🙂



%d blogger menyukai ini: