imbauan BBM salah alamat?

imbauan presiden pada acara peresmian infrastruktur di surabaya [27-Apr-08] mengenai upaya penghematan energi harus mulai dilakukan oleh setiap lini masyarakat agaknya kurang mengena. walau kondisi saat ini kita kekurangan pasokan listrik dan kesulitan pencapaian target produksi migas, sikap pemerintah baru-baru ini untuk mempertahankan bahkan menambah subsidi BBM sama saja dengan jauh panggang dari api, tidak adanya harmoni antara sikap dan imbauan. ibarat seorang ayah yang menyuruh anak-anaknya berhemat tetapi justru menambah jumlah uang jajan mereka, walhasil bukannya berhemat malahan tambah boros.


padahal kebijakan subsidi pukul rata adalah tidak adil bagi masyarakat karena membuka peluang pemborosan bagi sebagian kalangan yang berkemampuan lebih. sudah seharusnya masyarakat menikmati harga nyata dari BBM yaitu tanpa subsidi, supaya dapat melakukan imbauan penghematan energi tersebut. dengan dipertahankannya subsidi, masyarakat tidak ikut merasakan kesulitan yang dihadapi pemerintah, bahkan tidak peduli dengan penghematan karena mereka telah membayar BBM. lain halnya jika masyarakat kesulitan untuk mendapatkan BBM, mereka akan dapat menghargai nilainya dan berhemat dalam pemakaiannya.

menghapus subsidi memang kebijakan yang tidak populis apalagi menjelang pemilu 2009, namun hal ini diperlukan supaya dalam waktu singkat imbauan presiden di atas menjadi nyata. tidak perlu ada lagi pembakaran subsidi oleh kemacetan lalu lintas dan bentuk pemborosan lainnya. dalam krisis energi, masyarakat dapat berhemat, pemerintah dapat mengalihkan subsidi kepada sektor pendidikan dan kesehatan rakyat dan mendapat tambahan dana untuk mulai membangun negeri dengan infrastruktur yang diperlukan dalam menunjang perekonomian yang sehat.

bacaan terkait di sini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: