(belum) ada bedanya

di tengah pertikaian antara pro dan kontra kenaikan BBM, saya gak mau ikut ambil bagian ah… bagi saya keputusan pemerintah, apapun di luar jangkauan kemampuan saya. toh di akhirat nanti para pembuat kebijakan itu yang akan ditanyakan oleh Tuhan. sebagai rakyat, saya hanya butuh jaminan kehidupan saya dilindungi secara hukum 🙂

tapi, lucu juga ya… kenaikan BBM ternyata tidak mengubah gaya hidup perkotaan yang doyan mobil maupun motor. setiap pagi, para pengendara kendaraan bermotor itu rela antri menghabiskan BBM dalam meneruskan parade kemacetan. sepertinya ini semakin membuktikan bahwa subsidi BBM selama ini hanya dinikmati oleh orang-orang tingkat menengah ke atas. lalu ke mana kalangan rakyat miskin?


sedari dulu mereka tetap saja miskin, tidak mampu beli kendaraan, bahkan sepeda saja yang tanpa BBM juga tidak mampu dibeli 😦 orang-orang seperti mereka tidak nampak dalam sorotan televisi. apalagi sinetron terus saja menjual impian glamor dan kemewahan dunia.

demo-demo penolakan BBM saja terbukti ikut menyumbangkan pemborosan BBM karena ulah mereka menyebabkan kemacetan. sayangnya aksi demo itu dimanfaatkan secara gratis bagi yang memiliki kepentingan untuk beroposisi terhadap pemerintah. dasar!

nah, dengar-dengar pemerintah “mengancam” bahwa kenaikan kemarin bukan yang terakhir dalam tahun ini. artinya akan ada kejutan di sisa tahun 2008 tentang subsidi.

menuntut janji pemerintah tentang ikan-kail-memancing, mudah-mudahan saja terlaksana pembinaan masyarakat mandiri yang diidam-idamkan. jadi, kita tunggu saja apakah ada bedanya?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: