[bob] warteg di samping asrama

15 Desember, 2008

di bangunan wakaf yang jadi tempat tinggal kami (sekarang menjadi Rumah Cahaya Depok), menempel di halaman samping sebuah bangunan bertingkat sederhana yang jadi warteg. tadinya kami mengira pintu samping rumah sengaja dijadikan warteg oleh pemilik lama supaya memberi pemasukan tambahan. sayangnya setelah rumah tersebut ditinggalkan, warteg tidak memberi pemasukan apapun. bahkan listrik saja masih menumpang. kami menyempatkan diri belanja di warteg itu, dan menengok ke dalam. ternyata warteg itu sama halnya dengan bangunan kumuh. kami tak habis pikir bagaimana mereka dapat hidup dan tinggal di dalam loteng padahal asap dapur saja kesulitan mencari jalan keluar.

Baca entri selengkapnya »


bego di jalan raya

15 Desember, 2008

“Bego!”

kata itu terdengar kasar dan bermaksud menghina kelakuan orang lain. tak jarang kita temui orang yang berserapah tersebut apalagi di jalan raya. tetapi barangkali anda akan sepakat untuk mengucapkannya kepada beberapa kelakuan menggemaskan berikut ini. Baca entri selengkapnya »


%d blogger menyukai ini: