[bob] warteg di samping asrama

di bangunan wakaf yang jadi tempat tinggal kami (sekarang menjadi Rumah Cahaya Depok), menempel di halaman samping sebuah bangunan bertingkat sederhana yang jadi warteg. tadinya kami mengira pintu samping rumah sengaja dijadikan warteg oleh pemilik lama supaya memberi pemasukan tambahan. sayangnya setelah rumah tersebut ditinggalkan, warteg tidak memberi pemasukan apapun. bahkan listrik saja masih menumpang. kami menyempatkan diri belanja di warteg itu, dan menengok ke dalam. ternyata warteg itu sama halnya dengan bangunan kumuh. kami tak habis pikir bagaimana mereka dapat hidup dan tinggal di dalam loteng padahal asap dapur saja kesulitan mencari jalan keluar.

setelah beberapa kali musyawarah, kami putuskan agar pengelola warteg hengkang dari tempat tersebut dan kami mengusulkan kepada DD supaya bangunan bekas warteg itu dirubuhkan dan difungsikan sebagai carport akses samping, atau dibersihkan dan dijadikan rumah baca. berat sih untuk “mengusir” mereka. tetapi ternyata banyak hal-hal baik yang  kami dapatkan justru setelah warteg tidak lagi beroperasi.

bertahun-tahun setelah itu, saya memikirkan ulang kebenaran sikap kami terhadap warteg. bukankah warteg memberi pemasukan? mengapa pada saat itu kami kurang memikirkan dampak sosial dan akibatnya terhadap si warteg dan para pelanggannya? padahal kami bisa mendapat pemasukan tambahan dari penghasilan warteg🙂

Satu Balasan ke [bob] warteg di samping asrama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: