memulai lagi ramadan

21 Agustus, 2009

baru setahun yang lalu berpuasa, walau gak penuh karena harus beritikaf di rumah sakit justru pada hari-hari terakhir. saya mengira saat itu sudah tiba ajal saya sehingga selembar wasiat pun dibuat dalam kondisi yang sangat buruk. alhamdulillah pada bulan puasa itu saya dapat THR 2 kali sementara rekan kerja yang lain hanya 1x,sebab biaya rawat inapnya saja sebesar THR ūüėÄ barangkali Allah terlalu sayang pada saya sehingga membolehkan saya berpuasa ramadhan di luar bulan ramadhan ūüôā

sekarang sudah tiba lagi puasa sesuai ketetapan pemerintah sehingga harus membiasakan diri lagi dengan hal-hal yang sudah ditinggalkan:

1. tarawih baik berjamaah di masjid atau di rumah, sebagai tambahan pahala yang sangat sayang ditinggalkan, padahal di luar ramadan gak biasa qiyamulail.

2. berniat puasa di malam hari, padahal di luar ramadan kalau mau puasa tinggal niat saat itu selama belum makan atau minum setelah subuh.

3. bangun lebih pagi untuk bersahur demi mendapatkan keberkahan, padahal di luar ramadan hampir selalu bangun saat iqamat subuh di masjid dikumandangkan

4. rawatib gak boleh lupa, demi menyempurnakan shalat wajib, padahal seringkali malas menambah 2 rakaat sebelum atau sesudah shalat.

5. berbuka puasa bersama-sama, baik di masjid atau di rumah atau di restoran atau memenuhi undangan iftar dari berbagai organisasi maupun tongkrongan, baik yang gratis maupun yang bayar…

6. membaca quran menargetkan satu juz setiap hari, demi khatam di malam takbiran, padahal di luar ramadan quran dipajang di lemari, mending kalau dipajang lha ini lagi nyari-nyari tuh quran ditaruh di mana ya?

7. sedekah setiap hari buat bikin berat timbangan akhirat, dan memberi makan berbuka bagi orang puasa, demi meraih cinta dan kepuasan batin… aduhai indahnya memberi

Masya Allah… padahal Nabi shollallahu alaihi wasalam mengaminkan doa malaikat Jibril yaitu: “celakalah orang yang apabila melalui bulan Ramadhan tidak mendapat keampunan dari Allah”

mudah-mudahan, Allah memberi kemudahan bagi kita semua menjalankan ibadah puasa ramadan dan menjadikan kta pribadi yang taqwa, serta mengampuni segala dosa-dosa kita karena setiap hari selama bulan ini kita berdoa : “Allahumma innaka afuwun tuhibbul afwa fa’fu anniy”

Iklan

%d blogger menyukai ini: