dia hanya manusia

31 Desember, 2009

ibu jari meniti butiran tasbih.
menyatu bersama tangan tengadah.
bibir merapal doa.
air mata mengaliri duka.
melepas perginya sang pendobrak.

dia hanya manusia.
yang harus menutup usia.
ketika al-maut menjemput.

gelar yang pernah di sandangnya.
telah diletakkan di permukaan tanah.
hanya kafan sebagai selimutnya.
sebagai pengingat bagi yang hidup.

[nd.31.12.2009]

Terlepas dari segala kontoversinya, semoga Allah Yang Maha Pengampun, mengampuni segala dosa-dosa KH. Abdurrahman Wahid dan membalas amal perbuatannya di dunia dengan balasan yang sesuai menurut Allah.

Iklan

Penghapusan dosa, mau?

26 Desember, 2009

Banyak yang mencari cara bagaimana dosa-dosanya dihapuskan, ada cara-cara yang diijinkan dalam agama ada pula yang tidak sesuai dengan risalah yang disampaikan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Bagi yang mengambil jalan lain akan terus menerus mengikutinya hingga tersesat dan bingung arah kembali. Bukannya membersihkan dosa, malah jatuh ke dalam dosa yang lebih besar.

Salah satu fasilitas yang diberikan oleh Islam dalam penghapusan dosa adalah puasa di hari Asyura yang kali ini bertepatan dengan tanggal 27 Desember 2009, sebagaimana tulisan saya setahun yang lalu di  blog ini.


matahari mengelilingi bumi? #2

26 Desember, 2009

“Asumsi Bumi Berputar”

Komentar mas wiratno membuat saya berpikir ulang dan mencoba menjawabnya lebih sederhana. Pertanyaan itu tentang kemana kita jika berputar pada kecepatan tinggi? Di mana gravitasi ketika berlari? Adakah kaitan gempa dengan gravitasi? Pertanyaan saya lebih berkembang ketika menemukan metode bagaimana Galileo menyimpulkan bahwa bumi selain mengelilingi matahari juga berputar pada porosnya. Tampak pula oleh saya dari statistik bahwa tulisan ini cukup diminati banyak pengunjung, saya mencoba menulis bagian kedua dari tulisan sebelumnya.

Pernahkah Anda melihat bulan? Tahukah Anda bahwa wajah bulan yang terlihat dari bumi seperti bayangan kelinci? Bahkan dalam folklore Jepang terdapat dongeng tentang kelinci bulan yang membuat kue moci. 🙂 Namun seberapa banyak orang awam yang menyadari bahwa wajah bulan selalu nampak sama setiap hari. Menurut sains, gaya tidal antara Bumi dan Bulan memperlambat perputaran bulan pada porosnya sehingga sisi yang sama akan selalu menghadap ke bumi. Sedangkan sisi lainnya hampir tidak mungkin terlihat dari Bumi (hanya 18% saja dapat terlihat pada kondisi tertentu), sisi tersebut sering dikenal sebagai “the far side of the moon“. Sebab lainnya menurut sains adalah bahwa selain mengelilingi bumi, bulan juga berotasi pada porosnya dengan kelajuan yang hampir sama.

Ketika Galileo mempertentangkan konsep geosentris dan memperkuat konsep heliosentris, salah seorang muridnya bertanya: “Apabila bumi yang mengelilingi matahari, maka akan hanya ada satu sisi bumi yang menghadap matahari. Lalu bagaimana Anda menjelaskan pergantian malam dan siang?”

Menurut saya, inilah pertanyaan yang sangat cerdas, yang telah membuat Galileo yang juga diikuti para ilmuwan berotak cemerlang membuat asumsi bahwa bumi “harus” berputar pada porosnya untuk menjelaskan pergantian malam dan siang (Lihat kembali tulisan saya).

Pertanyaan tersebut memberi saya petunjuk bahwa tidak perlu mengambinghitamkan gaya tidal untuk menjelaskan mengapa wajah bulan selalu nampak sama dari bumi. Apalagi sains juga berpendapat bahwa revolusi sekaligus rotasi bulan justru menyebabkan wajah bulan selalu nampak sama.

Sebagai satelit bumi, bulan “bertugas” mengelilingi bumi, begitu pula yang kita ketahui dengan satelit komunikasi yang ditempatkan pada orbit untuk menangkap dan memancarkan sinyal. Ketika telah mengorbit para satelit itu mengelilingi bumi dengan antenanya menghadap ke bumi sampai bahan bakarnya untuk tetap mengorbit habis kemudian jatuh kembali ke bumi. Lebih sederhana lagi adalah pesawat terbang komersial yang sedang mengangkasa yang terlihat dari bumi adalah bagian perutnya. Dengan demikian, sesuatu yang bergerak mengelilingi akan selalu menampakkan sisi yang sama. Oleh karenanya pertanyaan murid Galileo dengan sendirinya tidak akan terjawab dengan “asumsi bumi berputar” karena terus dipertanyakan orang hingga saat ini.

Lantas bagaimana Anda menjelaskan pergantian malam dan siang? Insya Allah pada tulisan berikutnya 🙂


The heavens are almost torn

25 Desember, 2009

Did you know that one trivial sentence can cause terrible evil thing such as the heavens are almost torn, the earth is split asunder, and the mountains fall in ruins. You must be wondering whether the sentence had an incredible impact like that. After hearing that God has begotten a child, the heavens, the earth and the mountains could not contain their jealousy filled with anger. How is it possible? Such lies have been uttered by a despicable creature called human, but God who had created them alone and manage all matters under His Throne does not need allies let alone children. This is reportedly in the Quran, surah Maryam, QS 19: 88-93.

88. And they say: “The Most Beneficent (Allâh) has begotten a son (or offspring or children) [as the Jews say: ‘Uzair (Ezra) is the son of Allâh, and the Christians say that He has begotten a son [‘Iesa (Christ)], and the pagan Arabs say that He has begotten daughters (angels, etc.)].”
89. Indeed you have brought forth (said) a terrible evil thing.
90. Whereby the heavens are almost torn, and the earth is split asunder, and the mountains fall in ruins,
91. That they ascribe a son (or offspring or children) to the Most Beneficent (Allâh).
92. But it is not suitable for (the Majesty of) the Most Beneficent (Allâh) that He should beget a son (or offspring or children).
93. There is none in the heavens and the earth but comes unto the Most Beneficent (Allâh) as a slave.

Nevertheles, as reported by a hadith: none are more patient to hear of such noises than God, because Allâh still allow them to live on earth that created by Him and bestow grace and life to people who say that God has begotten a son. Therefore, when on one day some people came to the Prophet shallallahu alayhi wa aalihi wa sallam questioned about the descendants of God. Then revealed surah Al-Ikhlas, QS 112:1-4 to refute their assumption:

1. Say (O Muhammad): “He is Allâh, (the) One.
2. “Allâh-us-Samad (The Self-Sufficient Master, Whom all creatures need, He neither eats nor drinks).
3. “He begets not, nor was He begotten;
4. “And there is none co-equal or comparable unto Him.”

This surah give a brief description that  decisively broke the assumptions of those who believe that God has a child. This is what should be understood by people who claim to have completely surrendered to God. Which denies that God has begotten a child, denying the celebration such as Christmas, refusing to give greetings. It’s all done to maintain their creed of Tawheed as a Muslim.


How great is Allah?

19 Desember, 2009

Although every Muslim to admit the greatness of Allah, but how many know how much the greatness of Him? Friday prayer preacher once convey how great the Ayat Kursi (QS Al-Baqarah, 2:255) to explain the greatness of Allah.

Kursi.jpg (71760 bytes)

Allâh! Lâ ilâha illa Huwa (none has the right to be worshipped but He), the Ever Living, the One Who sustains and protects all that exists. Neither slumber, nor sleep overtake Him. To Him belongs whatever is in the heavens and whatever is on earth. Who is he that can intercede with Him except with His Permission? He knows what happens to them (His creatures) in this world, and what will happen to them in the Hereafter . And they will never compass anything of His Knowledge except that which He wills. His Kursî extends over the heavens and the earth, and He feels no fatigue in guarding and preserving them. And He is the Most High, the Most Great.

The Qur’an also reported that after creating the heavens and the earth and its contents in six days, God dwells in the Throne (in a manner that suits His Majesty)  (QS. Al-A’raf, 7: 54) which is above the Chairs. Yet the extent of God Chairs include the seven heavens and the earth. The news from one of the Companions of the Prophet also mentioned that the size of the seven heavens and the earth and its contents than the Chairs of God is like a bracelet that is thrown to the desert.

Thus, by knowing how small the heavens and the earth than the Chairs, how very, very small man compared to God. Are we still feel great as to forget to worship Allah?


The tale of two dreams

12 Desember, 2009

The tale has been told for centuries, uncountable personal legends have been made, many great peoples have been pinned up the world’s map of dream comes true. Somewhere over the rainbow, somewhere out there,  somewhere beyond the sea, more and more “somewhere something” songs have been sung. Great novels and stories have been written and played.

A 1988 Paulo Coelho’s best seller novel The Alchemist told a story about Santiago, a young Spanish shepherd, on a journey to fulfill his Personal Legend. A 2009 Disney’s animated movie UP! show us a story about 78-year-old Carl Fredricksen sets out to fulfill his lifelong dream to see the wilds of South America by tying thousands of balloon to his home.

Long time before the fictions, Ibn Battuta had his great adventures  written along with the half globe journeys. And many more to be mentioned will crash this blog up 🙂

I, my self, am a dreamer, and try not to stop dreaming. I build my dream everyday, from every simple good thing I can made, to follow the path of Allah’s Apostle peace be upon him and his pious companions, in order to find God’s Pleasures and Graces that may be bestow on me and family during my entire life here and hereafter.

What about you?


Facebooknya Indonesia, Join!

11 Desember, 2009

I want you to take a look at: Kombes.Com

there’s something new, kombes.com give you not also an alternative to facebook but connecting it to your profile.


%d blogger menyukai ini: