dia hanya manusia

31 Desember, 2009

ibu jari meniti butiran tasbih.
menyatu bersama tangan tengadah.
bibir merapal doa.
air mata mengaliri duka.
melepas perginya sang pendobrak.

dia hanya manusia.
yang harus menutup usia.
ketika al-maut menjemput.

gelar yang pernah di sandangnya.
telah diletakkan di permukaan tanah.
hanya kafan sebagai selimutnya.
sebagai pengingat bagi yang hidup.

[nd.31.12.2009]

Terlepas dari segala kontoversinya, semoga Allah Yang Maha Pengampun, mengampuni segala dosa-dosa KH. Abdurrahman Wahid dan membalas amal perbuatannya di dunia dengan balasan yang sesuai menurut Allah.


%d blogger menyukai ini: