informasi dan dusta

9 Februari, 2010

Sebuah ungkapan yang berbunyi: “Cukuplah seseorang dikatakan pendusta jika ia menyampaikan semua yang didengarnya” [1] hendak mengatakan kepada kita bahwa dusta bukan hanya karena ketidakjujuran, namun barangkali kejujuran yang salah kaprah justru membawa kepada kedustaan. Seringkali informasi yang kita dapati dari orang lain bukanlah melulu kebenaran, oleh karenanya mekanisme cek dan ricek menjadi wajib jika kita merasa perlu menyampaikannya lagi. Jika sebuah berita yang kita dengar bukanlah hal yang perlu diteruskan, cukuplah kita membatasi diri dengan cara berdiam, mengabaikan bahkan melupakannya.

Baca entri selengkapnya »


%d blogger menyukai ini: