ulasan film: Mulan

Pada penerbangan jarak jauh disediakan fasilitas hiburan di setiap bangku berupa layar televisi dan headphone untuk menonton film maupun berita, mendengar musik, bermain game, melihat rekaman penerbangan, belajar bahasa maupun membaca ringkasan buku.

Hanya 3 buah film yang sempat saya tonton (sebenarnya 2,5 saja karena film terakhir tidak selesai ditonton) yaitu: Mulan, Invictus, dan Bodyguards & Assassins. Ketiganya diangkat dari kisah nyata.

Mulan berkisah tentang perempuan dari kerajaan Wei yang menjadi tentara karena menggantikan ayahnya yang sakit-sakitan. Selama lebih dari 12 tahun terlibat dalam peperangan melawan pemberontak Rouran, Mulan telah mencapai prestasi yang gemilang sebagai jenderal perang yang luar biasa. Namun fitrah keperempuanannya tidak dipungkiri sangat memengaruhi gaya kepemimpinannya.

Ia harus mengorbankan rasa cinta terpendamnya kepada Wentai yang selama ini berjuang membela dan menyemangatinya dalam peperangan, bahkan merawatnya dengan darah dan air mata ketika krisis obat-obatan. Wentai yang ternyata seorang pangeran Wei ditawan setelah menukarkan dirinya dengan obat-obatan dan suplai logistik untuk memulihkan kondisi tentara Wei.

Demi mendambakan berhentinya perang dan dimulainya perdamaian, Mulan berkongsi dengan putri Rouran yang berniat menjadi ratu Wei, membunuh Danyu (pemimpin) Rouran yang ambisius, menyelamatkan Wentai dan merelakannya menjadi suami sang putri.

Mulan menolak jabatan tertinggi sebagai Commander-in-Chief tentara Wei dan memilih kembali ke kampungnya menjadi penenun kain dan merawat ayahnya yang semakin tua.

Film buatan China ini lebih menampilkan sisi moral daripada mengumbar kisah cinta. Perang mengikat persaudaraan di antara para tentara, mengobarkan semangat perjuangan dan pantang menyerah, tidak takut mati demi membela prinsip yang diyakini, strategi maupun pengkhianatan, serta cinta tanah air dan rela berkorban, termasuk berkorban perasaan. Tidak ada adegan dewasa, sehingga aman ditonton oleh anak-anak tentu tetap dengan bimbingan orangtua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: