“lampu ini bukan untukku, tetapi untuk orang yang berpapasan denganku.”

alkisah seorang buta berjalan di malam hari dengan membawa lentera, ketika ditanya mengapa ia membawa lentera padahal ia tidak membutuhkannya karena buta, lalu jawabnya: “lampu ini bukan untukku, tetapi untuk orang yang berpapasan denganku.”

dalam kisah tersebut, orang buta itu menyadari sekali bahwa lentera adalah sarana keselamatan baginya supaya tidak ditabrak orang ketika ia berjalan di malam hari. Hari-hari ini saya sering temui pengendara di malam hari yang “lupa” menyalakan lampu kendaraannya. Karena kondisi di malam hari dianggap sudah cukup terang oleh lampu jalanan, bukan berarti kita boleh mematikan lampu kendaraan kita. Karena tanpa menyalakan lampu kendaraan bisa jadi kita tidak terlihat oleh orang lain. Hal ini berbahaya dan dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: