Efek canggih

27 September, 2010

Di zaman canggih seperti sekarang, banyak orang lupa atau tak lagi peduli pada asal. Adanya kalkulator mengabaikan kemampuan mencongak. Adanya laptop bahkan smartphone membuat lupa pada cara menulis halus. Adanya buku elektronik membuat abai pada buku. Biasa dgn listrik lupa dgn eksotisnya lampu pijar. Bahkan ketika disebut tanggal tertentu secara otomatis bertanya hari apa. Padahal ia bisa melihat di kalendernya. Hehhe…

Iklan

Regrettably…

23 September, 2010

Sudah 4 tahun saya menjadi member krisflyer dan telah menikmati fasilitas sebagai silver member selama 3 tahun terakhir. Untuk mempertahankan silver member hrs memperoleh persyaratan sekian miles penerbangan. Regrettably, penerbangan saya setahun terakhir tidak memenuhi syarat tsb sehingga tahun ini saya hrs puas turun derajat menjadi blue member 😦


pimpinan dan pejabat

23 September, 2010

Masih suasana hari raya, flyer mengenai gratifikasi meramaikan screen saver komputer para pekerja, tersebut bahwa pimpinan dan pejabat (level manajer ke atas) di tempat saya bekerja tidak diperkenankan menerima segala bentuk gratifikasi dari bawahan, rekanan maupun institusi lain. Apabila berbentuk makanan maka boleh disalurkan kepada kaum duafa melalui panti atau yayasan terdaftar dengan tetap mencatat bentuk dan nilainya untuk dilaporkan melalui formulir gratifikasi.

Bahkan kantor saya menjalin kerja sama dengan KPK untuk pengendalian gratifikasi tersebut. Hal ini merupakan langkah nyata memerangi korupsi. Tetapi sayup-sayup terdengar bisikan di belakang saya, “apabila yg dilarang hanya pimpinan dan pejabat maka karyawan biasa boleh dong menerima gratifikasi?”


coretan di busway

23 September, 2010

Siapa yang sukacita melihat busway dicorat-coret? Saya kira tak satupun

Bagaimana dengan coretan mengenai busway? Barangkali http://tbws.wordpress.com (yang sebagian tulisannya merupakan impor dari blog ini) dapat bercerita sedikit mengenai hal-hal yang dialami oleh salah seorang penumpang setia Transjakarta busway.

Terima kasih telah berkunjung dan menikmati cerita tentang busway. Dan bila anda adalah salah satu dari penumpang, peminat, pemerhati, atau pengurus busway, saya mengundang anda untuk mencoretkan sebarang komentar atau berbagi cerita di blog tersebut. Silakan!


menghidupkan kembali ukuran dalam Islam

2 September, 2010

“Untuk apa?”, barangkali itulah pertanyaan yang muncul ketika saya menelurkan judul di atas, “bukankah sudah ada konversi?” Bagi kebanyakan orang memang terlihat sepele, dengan adanya teknologi masa kini memungkinkan kita menggunakan konversi bahkan untuk suatu ukuran yang tinggal kenangan. Namun kenyataannya jika dikaitkan dengan ibadah yang nash-nya tertulis jelas dalam bentuk ukuran “kenangan” itu, tentu akan menyulitkan dan pasti akan timbul pertanyaan, “berapa sih konversinya?” Itulah yang saya alami ketika menelusuri takaran zakat fitrah.

Baca entri selengkapnya »


%d blogger menyukai ini: