tawadhu itu lawannya sombong

6 Oktober, 2010

Ketika Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wa alihi wasalam ditanya tentang “sombong” sehubungan dengan sang penanya senang mengenakan pakaian yang bagus dan indah maka dijawabnya bahwa Allah adalah Maha Indah dan menyenangi keindahan sedangkan “sombong” adalah menolak kebenaran dan melecehkan manusia. Maka lawannya sombong adalah “tawadhu”, dimana para ulama salaf telah mendefinisikan istilah “tawadhu” dengan pengertian tunduk kepada kebenaran dan merendahkan diri di hadapan manusia. “Kebenaran” yang dimaksud dari dua pengertian di atas bukanlah sekadar fakta, melainkan kebenaran itu adalah “apa yang diperintahkan oleh Allah azza wa jalla dan apa yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasalam yang kita diperintahkan untuk taat dan mengikutinya”.


%d blogger menyukai ini: