belum terlambat

29 Desember, 2010

Anda sempat membaca tulisan saya tentang naik gaji? Pada tulisan itu saya hanya ingin mengajak Anda kembali melihat bahwa gaji kita (jika beruntung mendapatkan majikan yang memahami time value of money) akan selalu berkejaran dengan inflasi. Kenaikan gaji setinggi apapun pada kenyataannya tetap tergerus oleh inflasi yang terus membubung. Maka untuk menyelamatkan kebuntungan karena salah menabung, perlu dibenahi lagi pilihan investasi yang benar-benar memberikan manfaat bagi hari depan kita. It’s never too late to start 🙂

Iklan

Bukaan keran yang besar, Ba!

28 Desember, 2010

Begitulah yang diminta anak saya yang berusia 4,5 tahun saat saya ajari dia untuk berwudhu di tempat wudhu masjid. “Jangan terlalu besar, sayang. Itu namanya boros,” saya menjawab permintaannya. “Tapi orang dewasa itu membuka keran besar-besar, Ba?” tanya anak saya menunjuk seseorang yang sedang berwudhu juga. Walau pakaian orang itu menampakkan kesalihan dan mencirikan seorang penuntut ilmu, mungkin belum sampai kepadanya hadits sahih bahwa Nabi yang mulia telah mengajarkan kita berwudhu secara sederhana yaitu dengan segayung air saja.

Dari Utsman ibn Affan radhiyallahu anhu bahwa dia telah meminta segayung air, maka dituangkan air itu ke tangannya dan membasuhnya tiga kali, kemudian dimasukkan tangan kanannya ke dalam wadah air dan membersihkan mulutnya, lalu membasuh dan membersihkan hidungnya. Kemudian dia membasuh wajahnya tiga kali dan bagian bawah tangannya hingga kedua sikunya tiga kali, mengusap rambut kepalanya dan membasuh telapak kakinya hingga ke kedua mata kakinya tiga kali. Kemudian ia berkata, “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, ‘jika seseorang berwudhu dengan caraku dan mendirikan shalat dua rakaat dengan tidak berbicara dalam sholatnya maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lampau.'” (HR Al-Bukhari)


naik gaji

27 Desember, 2010

naik gaji bagi kebanyakan orang adalah suatu yang didamba-dambakan. beberapa orang bahkan tidak naik gaji sejak bertahun-tahun yang lalu. sebagian lagi malah tidak pernah gajian. namun sejauh mana gajian itu mampu memenuhi penghidupan sendiri maupun keluarga yang ditanggung? sementara daya beli uang di tangan terus menurun seiring kenaikan inflasi yang dipertahankan setiap tahunnya.

saya sendiri, naik gaji cukup disambut dengan rasa syukur alhamdulillah. perusahaan tempat saya bekerja memahami tentang time value of money, sehingga untuk mendukung penghidupan para pekerja, perusahaan selalu berupaya menaikkan gaji pekerja di atas tingkat inflasi yang berlaku. terhadap hal ini saya menyadari bahwa tidak selalu naik gaji sama dengan mendapatkan kelebihan uang. gaya hidup yang saya terapkan hampir selalu sama, baik sekarang maupun beberapa tahun yang lalu. akan tetapi persentase uang yang ditabung maupun yang dihabiskan untuk kebutuhan hidup tetaplah sama.

mendapati hal ini saya membuat suatu cantolan atau mengkonversi nilai gaji saya dengan nilai emas. histori harga emas dapat dengan mudah kita dapatkan di kitco. ternyata sejak pertama kali saya bekerja di perusahaan ini enam tahun yang lalu sampai sekarang, walaupun secara rupiah mengalami peningkatan secara signifikan (300%)  saya hanya menikmati kenaikan gaji senilai 6 gram emas saja.


enstimasi

27 Desember, 2010

bikin penasaran, kata baru yang saya dapati dari postingan pak muhaimin iqbal ini tidak saya dapati dalam KBBI Daring, oleh karenanya saya pun googling untuk mengetahui maknanya. walaupun dimungkinkan tambahan huruf “n” terjadi karena kesalahan pengetikan atas kata ini dibuat tanpa sengaja, saya menyadari bahwa kata ini sebagai pemancing yang efektif untuk mengarahkan pembaca kepada artikel beliau. 🙂


susahnya membuat janji

27 Desember, 2010

Barangkali judul ini bertentangan dengan kebiasaan manusia mengenai “susahnya memenuhi janji”, namun kenyataannya demikian. Beberapa tahun yang lalu Telkom Indonesia pernah membuat iklan layanan masyarakat dengan gambaran  kerinduan seorang kakek dengan cucunya. Si kakek datang jauh-jauh dari kampung halaman menuju ke kota tempat tinggal anak dan cucunya. Dalam guyuran hujan, ia tiba di rumah buah hatinya yang sangat dirindukan itu, tetapi sayang sekali tidak seorang pun yang menyambutnya bahkan untuk memberi kehangatan. Rumah yang ditujunya terkunci karena ditinggalkan oleh anak dan cucunya yang sedang bepergian sekeluarga. Saat itu, pentingnya penggunaan telepon untuk menyampaikan kabar dimasyarakatkan oleh perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia.

Saat ini, dimana berbagai kemudahan ditawarkan oleh para penyedia jasa telekomunikasi, baik lewat telepon, telepon genggam, maupun internet, sewajarnya setiap orang mudah menyampaikan kabar, bahkan untuk membuat janji bertemu. Masih ada saja yang mengandalkan datang langsung, alias go show dengan alasan keseriusan. Akibatnya dia dapat saja tidak diterima dengan baik, entah karena orang yang dituju sedang ada kesibukan atau sedang memenuhi janji yang lain.


Family time

10 Desember, 2010

Kesibukan orang kantoran seringkali tidak terbatas pada jam kantor saja. Belum lagi jika juga mengambil kuliah untuk meningkatkan nilai kredit pribadinya bagi pengembangan karir dan pengetahuan. Suasana rumah pun terbawa dengan suasana kantor dan ruang kelas. Hampir-hampir tak punya waktu untuk bercengkerama dengan keluarga. Hal ini tidak hanya dirasakan oleh orang kantoran. Orang bisnis rumahan dapat mengalami hal serupa. Maka mencanangkan program waktu untuk keluarga adalah sebuah keperluan yang niscaya jika masih ingin mengalami manfaat berkeluarga. Bisa saja program itu berupa sebuah hari yang penuh dengan kegiatan bersama semua anggota keluarga. Atau adalah waktu di antara hari-hari kerja yang dikhususkan untuk keluarga, seperti pulang kerja pada waktunya, tidak membawa pekerjaan kantor ke rumah, mengerjakan tugas kuliah di saat semua anggota keluarga sudah tidur, dsb. Yang pada waktu khusus itu dicurahkan seluruh perhatian untuk keluarga saja.


muslim in China – 6

8 Desember, 2010

Idul Adha is one of muslim feasts that took place on the tenth day until the thirteenth day of month Dzulhijjah. After took a congregation prayer, wealthy people of muslim slaughter the cattles (such as cow, bull, sheep and goat) for their meat distributed to the poor and some are presented to the family. Among Chinese muslims, many events were held to celebrate the day. In an Arabic-language television shows covering other forms of events organized to celebrate Eid al-Adha, there was a celebration dinner to the accompaniment of dances from the countries of origin of Chinese muslims combined with middle eastern dance.

But the fact which makes me more amazed was the television channel I was watching: China Central Television (CCTV-العربية) that provide Arabic language broadcasting services to reach more than 300 million Arabic-speaking audiences. Even though my Arabic language skills are minimal, but I was feels more comfortable to watch Arabic-language after listening to mandarin conversations mixed with english all the day.


%d blogger menyukai ini: