Mesirku malang

4 Februari, 2011

Sebagai sebuah negeri muslim yang telah berada pada peradaban dunia beribu-ribu tahun lamanya, tentulah Mesir memiliki kekayaan khasanah yang mendewasakan masyarakatnya. Namun apa yang terjadi di Mesir beberapa hari belakangan ini tentulah mengiris jiwa. Betapa tidak, darah tertumpah untuk menggulingkan kekuasaan yang dianggap lalim. Ini memang bukan yang pertama kalinya. Mesir sangat berpengalaman dalam hal ini karena tidak hanya di masa demokrasi, juga sering terjadi di masa kesultanan Islam, bahkan di zaman Firaun dan raja-raja Mesir Kuno. Yang sangat disayangkan adalah gejolak ini digerakkan oleh orang-orang yang mengaku muslim dan aktif dalam dakwah.

Apakah mereka lupa dengan Quran dan Hadits yang mereka dakwahkan telah melarang untuk menumpahkan darah sesama muslim? Apakah mereka lupa bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menasihatkan agar setiap muslim tetap mendengar dan taat kepada pemerintah, walaupun ia memukul punggung dan mengambil harta dengan paksa (Ref HR Muslim)? Lalu apa bedanya mereka dengan Bani Israil yang diperingatkan oleh Allah karena telah menumpahkan darah dan mengusir saudara sebangsanya (Ref QS 2:84)? Mereka mengira telah berbuat kebaikan, padahal telah memecah belah dan berbuat kerusakan (Ref. QS 9:107, 2:11).

Semoga Allah memberikan petunjuk kepada mereka, mendamaikan pertikaian di antara mereka dan menganugerahi mereka pemimpin yang bertaqwa.


%d blogger menyukai ini: