Konsep Bawah dan Atas

“Baba, kok di dalam rumah ada gambar bintang?” tanya Radya yang melihat layar Samsung Galaxy 5 milik babanya yang masih menampilkan aplikasi Google Sky Map. Baba menggunakan aplikasi tersebut untuk mempermudah mengenali bintang-bintang ketika melakukan observasi bersama Radya seperti pada tulisan sebelumnya. Radya pun mengangkat ponsel pintar itu, memutar posisinya dan dengan penuh gairah menelusuri semua gambar bintang yang ditampakkan. “Baba, semua arah ada bintangnya, kok bisa?” seru Radya lagi.

“Zenith adalah posisi yang tegak lurus di atas kita, sedangkan Nadir adalah posisi yang tegak lurus di bawah kita. Segala yang berada di sekitar titik Nadir tidak dapat kita lihat karena berada di belahan yang lain dari langit. Bukan berarti Nadir itu ada di bawah, tetapi ia tetap berada di atas bagi orang-orang yang tinggal di belahan yang lain dari bumi,” Baba menjelaskan. Melihat Radya yang bersusah payah berupaya memahami penjelasan itu, Baba kemudian mengambil sebuah bola plastik dan menandai dengan spidol sebuah titik.

“Bola ini ibarat bumi dan titik ini adalah tempat kita,” ujar Baba dengan mengarahkan titik berada di posisi atas bola dan menaunginya dengan telapak tangan, “Telapak tangan ini langit yang berada di atasnya.” Kemudian Baba memindahkan posisi telapak tangan ke bagian bawah bola dengan titik tetap menghadap ke atas, “Telapak tangan ini langit yang berada di bawahnya.” Kemudian Baba menghadapkan titik ke arah bawah, “Pada posisi ini langit yang berada di bawah bola adalah atas bagi si titik, dan langit yang berada di atas bola adalah bawah bagi si titik.”

Tiba-tiba Radya memindahkan posisi titik menghadap ke samping kanan dan meletakkan telapak tangannya menghadap ke titik, “Dan ini adalah atas si titik,” kemudian meletakkan telapak tangannya pada arah sebaliknya, yaitu dari samping kiri dan berkata, “dan ini adalah bawah si titik.” Dengan senyuman Baba berkata, “walaupun langit itu ternyata berada di samping bola.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: