menikahimu

http://www.hdwallpapers.in/happy_wedding-wallpapers.htmlMengarungi samudera kehidupan berkeluarga dalam sebuah bahtera rumah tangga, membutuhkan waktu seumur hidup untuk dapat saling memahami dan menerima satu sama lain: latar belakang, karakter, pola pikir, gaya hidup. Belum lagi untuk menerima lingkaran kedua: orang tua, mertua, ipar; lingkaran ketiga: keluarga besar, kerabat, teman-teman, kolega dan tetangga. Kehadiran putra-putri menambah kekayaan hati dan kebijaksanaan dalam bertindak. Satu demi satu konflik dihadapi bagai badai yang mestinya berlalu, menguji kesetiaan dan kesabaran. Tidak mengherankan jika syair yang pernah didendangkan Kahitna berikut ada benarnya:

menantimu hingga saat cintaku temukan dirimu
usai sudah sampai di sini berdiri melabuhkan asmara

menikah denganku menempatkan cinta
melintasi perjalanan usia

menikah denganmu menetapkan jiwa
bertahtakan kesetiaan cinta selamanya

Suami dan istri bagaikan dua bersaudara. Cinta yang terjadi di antara keduanya hendaklah kecintaan yang didasari pemahaman yang benar dan karena alasan ilahiah yang hakiki. Suami yang menginginkan bagi istrinya apa yang ia inginkan bagi dirinya sendiri, begitupun sebaliknya, mudah-mudahan Allah melimpahkan bagi keduanya keimanan yang benar dan keberkahan kepada keluarga yang dibentuk.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: