mampir di Holland

Luchthaven Amsterdam Schiphol alias Amsterdam Airport Schiphol adalah bandara dengan kualitas nomor 1 di Eropa, seperti sebuah kota kecil yang berada pada jarak 10 km di baratdaya kota Amsterdam, Netherlands. Pada kesempatan perjalanan ke USA kali ini, saya sengaja menggunakan maskapai Garuda Indonesia untuk mampir di Holland. Dari pencarian di internet, jika memiliki waktu transit yang cukup kita bisa melakukan tour ke kanal-kanal kota Amsterdam dalam waktu singkat. Hal tersebut dimungkinkan apabila pelayanan kereta api dari bandara Schiphol ke kota Amsterdam aktif. Sayangnya pada hari sabtu itu, menurut petugas informasi airport, pelayanankereta api sedang berhenti karena sedang dalam perbaikan. Sehingga untuk mencapai Amsterdam dengan bus atau taxi memakan waktu 2 jam pp, maka 4 jam transit tidak akan memuaskan.

Karena waktu masih menunjukkan jam 9 pagi sedangkan jadwal boarding pesawat jam 14,  menikmati fasilitas bandara pun sudah cukup melelahkan. Hal pertama yang saya lakukan adalah konektivitas. Fasilitas wi-fi diberikan secara gratis untuk 2×30 menit di ruang tunggu KPN di lantai 2, setelah itu akan muncul pesan:

Foutcode 62: het aantal gratis sessies is verbruikt. Ga verder online met Premium WiFi. artinya kalau mau lanjut online harus bayar.

Stop kontak yang tersedia sama dengan di Indonesia, walaupun airport menyediakan berbagai macam ukuran lubang, kita dibuat nyaman karena tidak memerlukan adaptor untuk mengisi baterai handphone atau laptop. Theater😄 yang terletak pojokan sepi pengunjung. Harga tiketnya EUR7 atau USD10 untuk menikmati pengalaman menonton salah satu dari 3 pilihan film petualangan menegangkan 6 dimensi berdurasi 5 menit.  Lantai 2 diperuntukkan sebagai ruang tunggu yang nyaman karena relatif lebih tenang daripada lantai 1. Di lantai ini terletak ruang meditasi, hotel transit dan ruang tunggu eksekutif dari berbagai maskapai, selain itu juga disediakan ruang tunggu dengan kursi nyaman bagi siapa saja yang hendak beristirahat.

Menikmati beberapa gambar yang dipajang di lorong sejarah Schiphol, saya turun ke lantai 1 menuju ke Holland Boulevard, yaitu sebuah tempat di dalam bandara yang diset seperti jalan utama tempat berlalu lalang para musafir dimana kanan dan kiri dipenuhi pertokoan duty free dan tempat makan dengan sentuhan sangat Belanda: bunga Tulip! Di bulevar itu juga terdapat minisitus Rijksmuseum yang memamerkan beberapa lukisan dari koleksi museum Rijks sebenarnya.

Setelah puas cuci mata, saya menuju KLM Lounge yang disediakan untuk para musafir yang menaiki penerbangan kelas bisnis dan eksekutif dari maskapai manapun yang bekerja sama dengan KLM dalam satu jaringan. Setelah register kita dapat duduk menikmati hidangan yang tersedia dan menikmati free wi-fi dengan kode akses: KLMddmmyy dengan dd untuk 2 digit tanggal, mm untuk dua digit bulan dan yy untuk 2 digit tahun pada saat kedatangan. Atau meminta kunci shower untuk mandi dan menyegarkan badan.

Sebagaimana bandara internasional lainnya, Schiphol juga menyediakan ruangan khusus bagi berbagai penganut kepercayaan yang berbeda-beda yang hendak melakukan doa, meditasi, maupun salat. Ruang Meditation Centre yang terletak di lantai 2 hanya berjarak 20 meter dari toilet sehingga memudahkan muslim untuk berwudu. Setelah menunaikan salat berjamaah dengan para musafir lainnya, saya segera menuju gerbang E3 agar tidak terlambat naik pesawat.

G4S alias Group 4 and Securicor yang biasa saya temui di Indonesia sebagai penyedia jasa sekuriti profesional, di Schiphol dipekerjakan untuk memandu para musafir melalui gerbang pemeriksaan keamanan untuk pesawat yang diterbangkan menuju Amerika Serikat. Setiap orang dilayani secara personal untuk memastikan bahwa Schiphol tidak memberangkatkan orang yang bermasalah ke negeri paman Sam. Tidak mengherankan melihat fasilitas yang disediakan oleh Schiphol menjadikannya bandara internasional nomor 1 di Eropa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: