memilih menjadi terang

22 Mei, 2013

PELITAkita sering terharu dengan pengorbanan lilin, yang sedia menerangi sekitarnya namun ia sendiri habis terbakar hingga tak bersisa terang bagi sekitar, bahkan bagi dirinya sendiri.

dalam hadits yang sahih dikisahkan bahwa dalam perjalanan isra miraj, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam diperlihatkan di antara penghuni neraka ada orang yang lidahnya panjang dan dipotong dengan gunting yang terbuat dari api neraka. dikabarkan bahwa orang itu adalah para pengkhutbah. semasa di dunia berkhutbah agar orang lain berbuat kebaikan namun ia tidak menjadikan khutbah itu bermanfaat bagi dirinya sendiri.[1]

ia menjadi terang bagi sekitar dan melupakan dirinya sendiri hingga ia habis terbakar. demikianlah keadaan lilin.

sungguh ada perumpamaan dian atau pelita yang juga menjadi terang bagi sekitar bahkan juga bagi dirinya tanpa harus habis terbakar. bahkan dian boleh tak kunjung padam karena minyaknya terus diisi dan diperbarui.

demikianlah hendaknya orang-orang yang memberi nasihat, agar ia tidak melupakan untuk mengamalkan nasihatnya sebelum ia menyampaikan kepada orang lain. dan ia terus membekali dirinya dengan ilmu yang terus diisi dan diperbarui kemudian mengamalkan ilmunya sehingga kehadirannya memberi terang bukan hanya bagi sekitarnya tetapi juga bagi dirinya sendiri.

jika anda memilih menjadi terang, jangan memilih menjadi terangnya lilin, pilihlah menjadi terangnya pelita.

[1] Dari sahabat Anas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam bersabda, “Ketika malam Isra’, aku melewati suatu kaum yang lidahnya dipotong dengan gunting dari api. Aku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam) bertanya, ‘Kenapa mereka dihukum seperti itu?’ (Malaikat) berkata, ‘Mereka adalah umatmu di dunia, mereka memerintahkan kebaikan kepada orang-orang namun melupakan diri mereka sendiri padahal mereka membaca Al-Qur’an. Mengapakah mereka tidak menggunakan akal sehatnya?!’.” (HR. Ahmad no. 12391)

Iklan

menyiasati kelas ekonomi

19 Mei, 2013

wpid-7800478752_6f4e8c5327_o.jpegTerbang di kelas bisnis memang jauh berbeda rasanya dibandingkan dengan terbang di kelas ekonomi. Penerbangan kelas bisnis memberikan fasilitas di antaranya tempat duduk yang nyaman dan luas serta jarak antar kursi yang lebar, sambutan istimewa dari kru kabin yang mengucapkan nama Anda dengan baik, menu makanan lebih baik yang disajikan dengan gerabah keramik dan cuttleries logam. Belum lagi fasilitas ruang tunggu khusus di bandara yang menyediakan kenyamanan lengkap dengan hidangan berkelas. Untuk perjalanan lebih dari 4 jam atau perjalanan ke belahan dunia yang lain, penerbangan kelas bisnis membuat kita jauh dari rasa lelah dan pegal karena kursinya dapat diubah menjadi tempat tidur yang rata untuk membaringkan badan. Intinya adalah kenyamanan.

Penerbangan kelas ekonomi jelas sangat jauh dari semua kenyamanan itu: tempat duduk dan ruang kaki yang sempit, tidak ada premugari yang menyebut nama Anda, menu makanan standar (bahkan di beberapa maskapai harus membayar) disajikan dengan peralatan plastik. Kecuali maskapai premium yang memberikan fasilitas kelas ekonomi yang lebih baik dan sedikit lebih nyaman, tentu dengan biaya yang lebih mahal. Namun sebagai penumpang kelas ekonomi dapat menyiasati itu semua dengan mengambil tempat duduk di barisan paling depan atau di barisan emergency exit yang memberi ruang kaki lebih longgar. Untuk barisan emergency exit biasanya terdiri dari 2 baris, pilihlah baris kedua yang sandaran bangkunya bisa disesuaikan. Untuk penerbangan luar negeri, gunakan fasilitas special meal (dapat memesannya sebelum check in melalui agen perjalanan maupun situs web maskapai), agar pramugari melayani Anda dengan menyebut nama dan menghidangkan makanan pesanan Anda sebelum mereka melayani penumpang lainnya. Jika Anda ingin berbaring, tanyakan kepada pramugari bangku yang kosong, dan Anda dapat berpindah ke sana ketika pesawat sudah mengudara dengan stabil sehingga dapat meluruskan badan dan kaki Anda. Intinya adalah menyiasati.

Ikutilah program kesetiaan pelanggan atau frequent flyer, semakin sering Anda terbang dan mencatatkan penerbangan Anda pada program tersebut sehingga dapat meningkatkan keanggotaan. Anggota biasanya mendapatkan penawaran istimewa untuk beberapa fasilitas penerbangan. Pada tingkatan tertentu (gold), Anda dapat menikmati fasilitas ruang tunggu eksekutif di bandara tanpa membayar apapun. Dengan poin atau miles yang Anda kumpulkan dari semua penerbangan, Anda dapat menikmati naik-taraf dari kelas ekonomi ke kelas bisnis tanpa biaya tambahan. Intinya adalah menikmati.

Have a safe and pleasant flight!


kita harus berbagi

10 Mei, 2013

Radya (7), Fikri (6), dan Zaydan (3) sedang bermain balok-balokan “City Blocks” membuat karya arsitektural mereka untuk difoto dan dipamerkan di facebook ortunya. Ketika Zaydan merebut balok Fikri dan membuat kakaknya marah, mereka pun bertengkar. Radya berupaya menengahi, “Fikri sama Zaydan jangan berebutan, ini balok-balokan bisa dimainin berdua, kita kan harus berbagi, ya!” Meredalah pertengkaran itu walau masih nampak sungut di wajah keduanya. Tiba-tiba, Athiya (1.5) menghampiri mereka dan menendang karya Radya yang kemudian tak mampu berkata-kata melihat karyanya yang hancur berantakan dan belum sempat difoto. Zaydan pun tertawa melihat hal itu, Fikri tertawa, Athiya tertawa dan Radya ikut tertawa. 😀


about these ads, dear wordpress.com

6 Mei, 2013

ad-free-banner2There was not any ad appears on my postings in free blog service of pondokecil.wordpress.com provided by wp. I have been using this service since 8 years ago, wp give me more comfort than any other free blog services. Recently, wp offers a domain name for my blog as they preserving the name during this time from being purchased by any domain name registrar, which usually offer higher price for recognized name based on it’s traffic search.

Wp also offer premium services for those who upgrades their blog from free service as wp cannot promise that they can serve any longer for this kind of service  and may stop at any time to keep them still on line. For this upgrade, options start from $99 per year, and every user may have more flexibilities to manage their blog. For me who use the blog only to keep my brain awake by mind sharing, i need no more than knowing that my blog is already recognized although not popular.

In order to that, i decided to purchase the domain from wp store for only $18 per year. During registration wp also offered, which i did not purchased, a private registration with an extra $8 to protect contact details of being  made public. Up here, every thing looks okay and i can start to master my own domain. Then i publicize my first writing under new domain, and found there is a space under the last sentence an “About these ads” hyperlink shown in my post.

Clicking on it brought me to a page explaining that those ads give wp a living and provide services not only for the paid users but also to those who use free services. Wp suggest me to take premium upgrades and have my blog clean from ads. What my concern is that when you are using free service, there was no ad shown in your blog, once you get your own domain by purchasing in wp store, you get those ads and suggested to have ad-free service by upgrade to premium. Isn’t that sounds silly?


gigi anak bermasalah, salah orang tua

5 Mei, 2013

gigiDua kali bertemu dengan drg. Sjahril Noerdin, Sp.KGA di poliklinik gigi RS. Puri Cinere untuk keperluan perawatan gigi susu mas Radya yang berlubang, memberikan nuansa yang berbeda daripada pertemuan dengan dokter gigi lainnya. Selain sabar dan tekun dalam menangani masalah gigi mas Radya, sebagai dokter senior beliau dengan sukarela berbagi ilmu pengetahuan dengan pasiennya. Dan satu quote yang penting dan mak njleb, karena selalu diulang-ulang, adalah: “jika gigi anak bermasalah, itu adalah kesalahan orang tuanya”.

Kebanyakan orang tua terkagum-kagum dengan perilaku balitanya yang menunjukkan kemandirian, kemudian membiarkan anak-anaknya untuk menyikat gigi sendiri. Namun mereka tidak menyadari bahwa kemampuan motorik balita belum berkembang dengan baik untuk memegang sikat gigi dan menggerak-gerakkannya di dalam mulut agar giginya bersih dari kuman. Padahal kesehatan gigi dan mulut orang dewasa bermula dari baiknya perawatan terhadap gigi susu dan mulut pada masa kanak-kanak. Sebaiknya, sebelum usia 10 tahun, anak-anak perlu disikat giginya oleh orang tua dengan cara yang benar, minimal 2 kali sehari (di waktu pagi dan malam hari). Pengalaman disikat gigi oleh orang tua akan membekas kepada kebiasaan anak-anak ketika sudah mampu menggosok gigi sendiri dan ketika dewasa kelak. Penolakan di awal pengalaman menyikat gigi anak justru menjadi tantangan bagi orang tua untuk bersabar dalam menjalani keorangtuaannya (parenthood).

Perawatan gigi dan mulut tidak hanya menggosoknya dengan pasta gigi dan cara yang benar, tetapi juga memperhatikan apa saja yang dimasukkan ke dalam mulut. Sebagai gerbang pertama proses pencernaan makanan, gigi memainkan peranan penting agar makanan dapat dicerna oleh tubuh. Makanan sebaiknya tidak terlalu panas atau terlalu dingin, tidak terlalu asam atau terlalu basa, tidak juga terlalu keras atau terlalu lembut. Asupan gizi seimbang memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh berikut bagi gigi.

Gigi juga memainkan peranan bagi pembentukan rahang yang sehat dan kuat. Kelemahan orang moderen dibandingkan orang primitif adalah hanya 10 macam gigi saja dari 32 gigi yang difungsikan oleh orang moderen. Dari berbagai jenis makanan moderen pada saat ini yang kebanyakan bersifat lembut, beberapa di antaranya hanya berupa jus nutrisi, mengurangi kekuatan fungsi gigi sebagaimana mestinya. Selain itu tata cara makan yang dianggap sopan santun (table manner) membatasi pengoptimalan seluruh fungsi gigi. Pelajaran mengenai fungsi gigi bahwa gigi seri sebagai pemotong, gigi taring sebagai pengoyak/pencabik, dan gigi geraham sebagai penggerus, tinggal kenangan masa lalu saja tanpa banyak diperoleh kenyataannya di masa kini.

drg. Sjahril mengingatkan bahwa biaya yang dikeluarkan oleh pasien untuk dokter gigi tidak murah bahkan lebih mahal daripada biaya dokter umum untuk penyakit lainnya. Sebisa mungkin dihindari untuk sering-sering pergi ke dokter gigi, apalagi untuk menambal gigi berlubang. Kalaupun ke dokter gigi sebaiknya cukup untuk konsultasi dan pemeriksaan setiap 6 bulan sekali. Oleh karenanya, orang tua harus belajar merawat gigi anak-anaknya untuk tetap sehat dan kuat. Memastikan setiap makanan yang masuk ke mulut anak-anaknya adalah makanan yang menyehatkan dan menguatkan, baik untuk tubuh maupun untuk gigi geliginya.


help sister asma

4 Mei, 2013

help sister asma

“People tell me that I’m a good Samaritan, but I’m a terrible daughter,” she said.

May Allah repay you with kindness. Indeed, your good deeds to others, is the result of hard work your mother in educating you. May Allah forgive and have mercy on your late mother. May Allah reward her by reason of your piety.

Melalui situs http://www.indiegogo.com/projects/help-sister-asma Henna Javaid menggerakkan sebuah kampanye pengumpulan dana untuk membantu Sister Asma. Ucapan belasungkawa atas meninggalnya mendiang ibu dari Sister Asma dapat dikirimkan melalui surel HelpSisterAsma@gmail.com semua pesan yang masuk akan dicetak pada kertas yang menarik dan dikumpulkan dalam sebuah buku yang akan diberikan kepada Sister Asma. Situs ini akan terus mengampanyekan pengumpulan dana untuk membantu Sister Asma melalui masa-masa sulit.


mas masih kecil

3 Mei, 2013

1
Kata Radya suatu hari, “Bubu, kok Bubu suka nyanyi sih?”
Bubu yg lagi nyanyi langsung mendelik.. “Eh, emang kenapa Mas?”
“Kan kata Bu Guru ngga boleh nyanyi, dosa”
“Dosa gimana?”
“Tauk,” sambil ngangkat bahu dan ngeloyor pergi

2
Radya lagi babling soundtrack game Angry Birds sambil main
Bubu, “Yaah kok Mas nyanyi sih? Katanya dosa?”
Radya langsung diam dan nyengir
Tsuraya yg ada di dekatnya menimpali, “Kan Mas masih kecil Bu, jadi boleh nyanyi. Yang dosa tuuuh orang dewasa. Bubu kan orang dewasa ya Mas? Jadi Bubu yang ngga boleh nyanyi.. Kita kan masih anak-anak jadi boleh nyanyi.. Huu Bubu sih ngga tau”
Masnya ketawa, Bubu nyaut, “Eh, latihan itukan dimulainya dari masih kecil, jadi nanti kalau udah dewasa udah terbiasa”
Masnya menimpali, “Iya dek, kata Bu Guru Mas juga begitu”
Tsuraya langsung pasang muka sewot, barangkali di pikirannya “Ih Mas, udah Aya belain kok malah belain Bubu sih?”

*Inilah bedanya cara berpikir n bicara laki-laki dengan perempuan.. 😀


%d blogger menyukai ini: