memilih menjadi terang

PELITAkita sering terharu dengan pengorbanan lilin, yang sedia menerangi sekitarnya namun ia sendiri habis terbakar hingga tak bersisa terang bagi sekitar, bahkan bagi dirinya sendiri.

dalam hadits yang sahih dikisahkan bahwa dalam perjalanan isra miraj, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam diperlihatkan di antara penghuni neraka ada orang yang lidahnya panjang dan dipotong dengan gunting yang terbuat dari api neraka. dikabarkan bahwa orang itu adalah para pengkhutbah. semasa di dunia berkhutbah agar orang lain berbuat kebaikan namun ia tidak menjadikan khutbah itu bermanfaat bagi dirinya sendiri.[1]

ia menjadi terang bagi sekitar dan melupakan dirinya sendiri hingga ia habis terbakar. demikianlah keadaan lilin.

sungguh ada perumpamaan dian atau pelita yang juga menjadi terang bagi sekitar bahkan juga bagi dirinya tanpa harus habis terbakar. bahkan dian boleh tak kunjung padam karena minyaknya terus diisi dan diperbarui.

demikianlah hendaknya orang-orang yang memberi nasihat, agar ia tidak melupakan untuk mengamalkan nasihatnya sebelum ia menyampaikan kepada orang lain. dan ia terus membekali dirinya dengan ilmu yang terus diisi dan diperbarui kemudian mengamalkan ilmunya sehingga kehadirannya memberi terang bukan hanya bagi sekitarnya tetapi juga bagi dirinya sendiri.

jika anda memilih menjadi terang, jangan memilih menjadi terangnya lilin, pilihlah menjadi terangnya pelita.

[1] Dari sahabat Anas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam bersabda, “Ketika malam Isra’, aku melewati suatu kaum yang lidahnya dipotong dengan gunting dari api. Aku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam) bertanya, ‘Kenapa mereka dihukum seperti itu?’ (Malaikat) berkata, ‘Mereka adalah umatmu di dunia, mereka memerintahkan kebaikan kepada orang-orang namun melupakan diri mereka sendiri padahal mereka membaca Al-Qur’an. Mengapakah mereka tidak menggunakan akal sehatnya?!’.” (HR. Ahmad no. 12391)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: