nun di sana

GambarNun di sana cita-cita kita, ya akhirat namanya
Di dunia ini bukan tempat tinggal, di sini hanya sebentar tidak kekal

Betulkan niat dari sekarang, tukar sikap kita yang merugikan
Qur’an dan sunnah jadikan panduan, agar esok kita tidak kekesalan

Biar susah sedikit kerana Tuhan, untuk menghindar kesusahan yang besar
Yang tidak sanggup ditanggung badan, ambillah i’tibar kalau mahu sedar

Di sana tiada taulan yang membela, amal ibadah itulah pembela kita
Ayo bersegeralah membuat kebajikan, jangan dilalaikan oleh nafsu dan syaitan

Pangkat dan harta tidak akan kekal, bahkan apa yang ada akan ditinggal
Hidup di dunia hanya sementara, buatlah persiapan untuk kesana

Ayo bersegeralah menuju Allah, taatilah Ia minta ampun pada-Nya
Mati bila-bila masa boleh tiba, jangan sampai kita tidak bersedia

Nun disana cita-cita kita, ya akhirat namanya
Di dunia ini bukan tempat tinggal, di sini hanya sebentar tidak kekal

[credit to: nadamurni]

Satu Balasan ke nun di sana

  1. Iwan Yuliyanto mengatakan:

    Jazakallah khairan, pesan-pesannya sungguh menjadi pengingat.

    “Berbekallah untuk hari yang sudah pasti.
    Sungguh kemarian adalah muara manusia.
    Relakah dirimu… menyertai segolongan orang,
    mereka membawa bekal, sedangkan tanganmu hampa.”

    [credit to Suara Persaudaraan]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: