mengunjungi pasar buku

Buku adalah jendela pengetahuan. Di antara upaya kami mengenalkan anak-anak pada buku adalah mengunjungi pasar buku. Biasanya kami menikmati waktu untuk berkeliling, memilih dan memilah buku mana saja yang akan dibeli dan dibawa pulang untuk menambah koleksi dalam lemari buku kami. Namun mengunjungi IBF 2014 di Istora Senayan pada hari Ahad, 9 Maret 2014 lalu, membawa kesan berbeda.

Memasuki lokasi, setelah memarkir kendaraan, kami langsung menuju ke lantai 2 untuk melihat Pameran Pedang Nabi. Masuk ke ruangan yang diset agak gelap dikutip Rp20 ribu per orang, kami menikmati keindahan pedang, tongkat, dan sandal peninggalan yang dinisbatkan kepada para nabi dan para sahabatnya. Tidak jelas bagi kami apakah benda-benda yang dipajang itu adalah asli atau replika, sedangkan penjagaan yang disediakan tidaklah seketat penjagaan benda-benda purbakala di museum.

Kami turun menuju kios-kios buku yang disewa oleh para penerbit buku-buku Islam di Indonesia. Begitu banyak yang menarik seperti judul, tampilan, hingga potongan harga yang ditawarkan oleh setiap kios. Hanya saja, kita mesti selektif dalam membeli. Jangan sampai buku-buku yang kita beli tidak bermanfaat atau malah menyesatkan. Sikap selektif ini membuat kami lebih mudah menentukan kios mana yang akan kami hampiri.

Namun anak-anak kami ternyata kurang menikmati suasana pasar buku yang ramai, sesak dan ingar-bingar. Apalagi tidak menemukan buku yang dicari, anak-anak makin gelisah. Bertambah tidak nyaman ketika lantunan musik hip-hop dari panggung utama terdengar membahana di saat yang semestinya dikumandangkan azan asar. Akhirnya kami putuskan keluar gedung, untuk mencari teduh dan meninggalkan pasar buku di hari terakhirnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: