hancur dan bangun

24 Agustus, 2014

Memperhatikan Radya yang sedang bermain lego hero factory dan terus menerus membongkar pasang mainannya itu, Baba bertanya, “Mas, kok dibongkar lagi lalu dipasang lagi?” Radya menjawab, “Iya, Ba. Ini jadi scorpion. Lalu yang ini berubah jadi  monster raksasa.” Baba mengangguk mencoba memahami kreativitas Radya.

Radya menghampiri Baba dengan orang-orangan legonya, lalu berkata, “Baba, ini kan dilepas. Hancur, lalu dibentuk lagi. Terus dibongkar. Hancur, lalu dibangun lagi.”

Baba menimpali, “Begitulah yang terjadi dengan penghuni neraka.” Radya tercengang. “Mereka dihancurkan, lebur, kemudian dibangun dan dibangkitkan kembali. Dihancurkan, lebur dan dibangun kembali. Begitu seterusnya,” lanjut Baba. “Seterusnya, Ba?” selidik Radya. Baba menjawab, “Seterusnya bagi orang-orang yang berdosa lagi kafir.”

“Kecuali orang beriman, setelah habis dosanya dilebur di neraka. Kemudian mereka diangkat ke surga. Atas berkat rahmat Allah,” Baba meneruskan. “Pintu surganya dibuka, deh,” timpal Radya sambil memeragakan robot hero factory dengan gerakan membuka pintu.

“Iya, tapi bukan dibuka oleh robot melainkan oleh malaikat penjaga yang besar-besar,” jelas Baba. Radya pun tersenyum.


istigfar

21 Agustus, 2014

image

Rasulullah s.a.w bersabda: Barangsiapa yang mengucapkan

“Aku memohon ampun kepada Allah, yang tiada tuhan yang patut disembah selain Dia, yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurusi (makhluk-Nya), dan aku bertaubat kepada-Nya”

Pasti ia akan diampuni, walaupun ia pernah melarikan diri dari (pasukan perang yang berbaris) merayap.

[HR. Abu Dawud, disahihkan oleh Al-Albani]


sedekah yang disembunyikan

20 Agustus, 2014

image

Rasulullah s.a.w bersabda:
Ada tujuh golongan yang Allah ta’ala menaungi mereka dengan naungan-Nya pada hari yang tiada naungan kecuali naungan-Nya,

dan di antara mereka adalah:

laki-laki yang bersedekah dengan sedekah yang disembunyikan sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dikeluarkan dari tangan kanannya.

[Muttafaqun alaihi]


memintakan perlindungan untuk anak-anak

20 Agustus, 2014

image

Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu anhu, bahwasanya Nabi shallallahu alaihi wa sallam ketika membacakan perlindungan bagi al-Hasan dan al-Husain beliau berkata:

Dahulu bapak kalian (Nabi Ibrahim) membacakan perlindungan bagi Nabi Ismail dan Nabi Ishak dengan doa:

“Aku berlindung demi kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan dan dari semua binatang beracun yang mematikan, dan dari setiap pandangan mata yang menimpakan musibah atau gangguan.”

[HR. Al-Bukhari]


berbagi: bertukar bahagia

17 Agustus, 2014

image

ketika pembagian hadiah hiburan, anak-anak segera membuka bungkus dan mendapatkan satu set alat tulis dengan berbagai motif. sementara anak-anak lain membuang bungkusnya sembarangan, radya dan tsuraya diingatkan agar menyimpan atau membuangnya di tempat sampah.

radya mendapat set alat tulis bertema angry bird berwarna kuning. tsuraya mendapat set bertema cars berwarna merah. mereka saling bertukar hadiah. beberapa saat kemudian, radya datang dengan set bertemakan spiderman berwarna merah. set cars miliknya sudah ditukar dengan kawannya.

tsuraya pun datang meminta set angry bird kuning miliknya yang dititipkan pada baba lalu membawanya pergi. terlihat ia mendekati seorang anak laki-laki yang sedang jongkok bersedih memegangi hadiahnya. tsuraya menawarkan pertukaran dengannya sehingga anak laki-laki itu pun gembira.

tsuraya kembali kepada baba dengan riang dan menunjukkan set alat tulis bertema barbie berwarna merah muda hasil barter, sambil berkata, “dia bilang terima kasih.”


puasa itu ringan, salat itu berat

17 Agustus, 2014

T: “ndi, menurut kamu puasa daud itu asyik ga?”

A: “mas, mau puasa daud?”

T: “iya nih, ndi. daripada gue ga pernah makan siang. mending diniatin sekalian aja puasa daud. bagaimana?”

A: “alhamdulillah. bener tuh mas, banyak keutamaannya tuh.”

T: “oh ya? katanya bagus buat penempaan jiwa juga ya?”

A: “bener banget, mas.”

T: “cocok, kan?”

A: “cocok dong. puasa apapun sebenarnya ringan. apalagi buat orang seperti mas yang ga pernah makan siang. justru yang berat, itu salat.”

T: “ah, lu nyindir gue, ndi?”

A: “eh, maksud saya gak begitu, mas. begini, salat itu memang berat bahkan buat yang rajin salat pun. contohnya ketika sedang kerja atau rapat kemudian waktu salat tiba. alih-alih menghentikan aktivitas untuk salat barang 5-10 menit saja, malah meneruskan pekerjaan bahkan hingga waktu salat habis.”

T: “gue akuin, ndi. gue sih, kepingin salat bukan sekadar kewajiban, tapi kebutuhan. mesti datang dari dalam hati agar salat gak asal-asalan.”

A: “iya, mas. Allah bilang bahwa salat itu berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk. yaitu mereka yang yakin akan menemui Tuhan nya dan dikembalikan kepada-Nya.”

T: “gue udah mulai mencoba salat lagi, paling tidak ketika di rumah. sebelum tidur salat isya dulu, dan sebelum berangkat kantor salat subuh dulu. tapi ya itu untuk salat yang lain belum.”

A: “bagus tuh, mas. lanjutkan dengan salat lainnya. semoga Allah memudahkan.”

T: “ajarin gue, ya, ndi.”

A: “insya Allah, mas. barakallahufikum.”


Sabar

17 Agustus, 2014

Sudah tak terkira nasehat yang menyebutkan hikmah kesabaran dibalik penyakit. Seringkali kesabaran itu pula yang mempercepat kesembuhan. Ketika kita berusaha bersabar tidak melakukan treatment yang berlebihan terhadap suatu kondisi sakit, saat itu pula ternyata tubuh mendapatkan keleluasaan untuk menyembuhkan dirinya sendiri.

Dan Allah selalu menyertai orang-orang yang sabar..

#belajar_sabar


mengelola depresi

12 Agustus, 2014

image

Berita kematian Robin Williams tidak dipungkiri memunculkan kesan sedih pada hati sebagian manusia. Aktor komedian berbakat yang telah menghibur jutaan orang di layar lebar itu ditemukan tewas di rumahnya.  Investigasi koroner menduga penyebab kematian adalah bunuh diri karena ditemukan bukti asfiksia [1]. Juru bicara media keluarganya mengatakan bahwa dia telah lama bertarung untuk mengatasi rasa tertekan [2]. Kematiannya yang tiba-tiba memunculkan begitu banyak tanda tanya. Bahkan ada yang mengatakan kematiannya adalah tidak masuk akal. Bagaimana mungkin seorang penghibur hati banyak orang tidak mampu mengatasi depresi [3].

Bunuh diri dianggap sebagai kematian yang terkait dengan keyakinan. Bagaimana jika ternyata keyakinan itu salah? Sampai-sampai sebuah artikel di situs psikologi mengulas pelajaran yang dapat diambil dari kematian Robin Williams [4].

Bunuh diri menurut ajaran Islam adalah salah satu dari dosa-dosa besar. Tidaklah orang yang melakukannya kecuali ia telah berputus asa dari rahmat Allah. Padahal di antara ciri orang yang beriman adalah tidak berputus asa [5][6][7]. Allah juga telah berfirman, “Manusia tidak jemu-jemu memohon kebaikan. Dan kalau ia ditimpa kesusahan maka menjadilah ia seorang yang sangat berputus asa, lagi sangat nyata kesan putus harapnya (dari rahmat pertolongan Allah).” [8] Kesan putus harapan ini ditampakkan dengan melarikan diri kepada minuman keras dan obat-obatan, baik melalui resep dokter seperti anti-depresan maupun karena penyalahgunaan, sedangkan bunuh diri menjadi puncak keputusasaan.

Oleh karena itu, Rasulullah s.a.w. telah memberikan panduan bagi seorang muslim yang ditimpa kecemasan dan kesedihan dengan doa. Orang yang berdoa meyakini keberadaan Allah. Ia meyakini bahwa Allah pasti memiliki semua jawaban atas pertanyaan. Orang yang berdoa juga meyakini bahwa Allah pasti menguasai perbendaharaan untuk membebaskan dirinya dari kesusahan. Di antara doa yang diajarkan Rasulullah s.a.w. adalah, “Ya Allah, aku berlindung dengan-Mu daripada ditimpa kesusahan dan kedukaan, daripada kelemahan dan kemalasan, daripada kekikkiran dan rasa pengecut, dan daripada desakan berutang dan paksaan orang.” [9]

Semoga Allah menyelamatkan kita dari berputus asa.

***

[1] http://abcnews.go.com/Entertainment/actor-robin-williams-dead-63/story?id=24937522

[2] http://edition.cnn.com/2014/08/11/showbiz/robin-williams-dead/index.html

[3] http://edition.cnn.com/2014/08/11/opinion/seymour-robin-williams/index.html?hpt=op_t1

[4] http://www.psychologytoday.com/blog/science-and-sensibility/201408/what-can-we-learn-comedian-robin-williams-suicide?tr=MostViewed

[5] http://quran.com/12/87

[6] http://quran.com/29/23

[7] http://quran.com/39/53

[8] http://quran.com/41/49

[9] HR. Al-Bukhari 7/158


ucapan terima kasih

11 Agustus, 2014

ketika Tsuraya mengucapkan doa atas kebaikan dari sang adik, Athiya membalas dengan “wa aya kum”. Kami pun terheran,

“Tidak bersyukur kepada Allah seorang yang tidak bersyukur kepada manusia.” (HR. Abu Daud)

Hadits tersebut adalah salah satu acuan bagi kami untuk mengajarkan adab kepada anak-anak. Setiap perbuatan baik yang kita terima dari orang lain berhak mendapatkan balasan. Bukan sekadar untuk membalas budi melainkan sebagai wujud syukur kepada Allah.

Seandainya tidak mampu membalas perbuatan baik tersebut, maka sebagai muslim wajib mendoakan agar Allah melimpahkan kebaikan kepadanya. Sebagaimana hadits berikut:

“Barangsiapa yang dibuatkan kepadanya kebaikan, lalu ia mengatakan kepada pelakunya: “Jazakallah khairan (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh ia telah benar-benar meninggikan pujian.” (HR. Tirmidzi)

Doa ini tentu jauh lebih baik dari apapun. Oleh karenanya disarankan untuk membalasnya dengan kalimat serupa atau menyingkat dengan kalimat: “waiyyakum (begitupula dengan kamu)”.

Ketika Athiya, 3 tahun, diberi kebaikan oleh kakaknya, Tsuraya, 6 tahun, sebagai pengganti ucapan “terima kasih”, kami mengajari dia dengan ucapan doa “jazakallahu khairan”. Sang kakak membalas ucapan itu dengan kalimat “waiyyakum”.

Tetapi ketika Tsuraya mengucapkan doa atas kebaikan dari sang adik, Athiya membalas dengan “wa aya kum”. Kami pun terheran, kemudian tertawa.

Barangkali Athiya mengira, kalimat “wa-iyya-kum” itu ditujukan untuk dirinya: Iyya (singkatan namanya). Sehingga ia mengucapkan “wa-aya-kum” kepada kakaknya: Aya (singkatan nama Tsuraya).

🙂

maraji’:
http://www.dakwahsunnah.com/artikel/tanyajawab/241-terima-kasih-atau-syukran-atau-jazakallah-khairan


uang lebaran

8 Agustus, 2014

Lebaran adalah masa bersuka cita, termasuk bagi kanak-kanak. Bertemu sanak saudara dan handai tolan meramaikan silaturahim. Turut pula momen bagi-bagi uang lebaran. Uang cetakan terbaru dengan nilai mata yang beraneka dikumpulkan satu persatu dari paman, bibi, kakek dan nenek.

Sebagaimana kanak-kanak lain memanfaatkan uang lebaran untuk membeli benda kesukaannya, begitupun anak kami. Setelah selesai menghitung dan memilah pendapatan masing-masing, Toys Kingdom di Living Plaza Cinere menjadi pilihan jitu tempat membelanjakan uang lebaran.

Sebelum berangkat, Baba dan Bubu mengingatkan anak-anak agar memilih mainan hanya yang paling disukai dan mencermati harganya. Baba atau Bubu tidak akan menomboki jika harga mainan lebih besar daripada uang lebaran yang dikumpulkan, tetapi mereka boleh berutang jika perlu.

Di toko anak-anak langsung menuju rak mainan. Athiya, 3 tahun, memilih mainan boneka bayi 1 set dengan perlengkapan mandi serta stiker. Tsuraya, 6 tahun, memilih 1 set boneka barbie, 1 set boneka penata rias dan rambut, dan pola pakaian barbie. Sedangkan Radya, 8 tahun, memilih 2 set lego hero factory dan 1 set megablocks hotwheels.

Setelah yakin dengan pilihannya, anak-anak menuju kasir untuk membayar dengan uang lebaran masing-masing. Penggenapan kembalian per seribu rupiah disumbangkan untuk sedekah anak yatim, kerja sama antara Toys Kingdom dengan PKPU. Celotehan riang anak-anak tentang rencana mereka dengan mainan yang baru saja dibeli pun mengiringi perjalanan pulang ke rumah.


%d blogger menyukai ini: