paling-paling

Kalau kita terus menerus melihat keburukan orang lain, maka tidak ada yg tersisa kecuali melihat diri kita berada pada tempat yg paling baik.

Kalau kita terus menerus mempersalahkan orang lain, maka tidak akan tersisa kecuali kita berada pada kondisi yg paling benar.

Kalau kita terus menerus memandang dosa orang lain, maka tidak akan tersisa kecuali kita memandang diri sendiri paling suci.

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: