orang tua jangan curang

Dari Ma’qil bin Yasar al Muzani radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ما من عبد يسترعيه الله رعية يموت يوم يموت وهو غاش لرعيته إلا حرم الله عليه الجنة

“Tidaklah seorang hamba yang Allah berikan kepemimpinan atas orang lain, lalu ia mati dalam keadaan berbuat curang terhadap orang-orang yang dipimpinnya, melainkan Allah akan mengharamkan atasnya surga.” (HR Muslim)

***

Hadits ini mungkin saja populer dengan kondisi politik saat ini. Tetapi sayangnya banyak yang lupa bahwa setiap kita adalah pemimpin.

Seorang laki-laki adalah pemimpin bagi rumah tangganya. Seorang istri adalah pemimpin bagi rumah suaminya. Seorang pembantu adalah pemimpin bagi harta majikannya. Seorang karyawan adalah pemimpin bagi tugas yang diamanatkan kepadanya.

Begitupun orang tua adalah pemimpin bagi anak-anaknya. Dan tentu akan dimintakan pertanggungjawaban atas kepemimpinan tersebut.

Menengok hadits di atas, hendaklah orang tua tidak berbuat curang kepada anak-anaknya. Yaitu dengan memberikan pendidikan terbaik bagi mereka.

Memperkenalkan mereka tentang Tuhan, nabi, dan agama. Mengajarkan hak dan kewajiban manusia sebagai hamba. Membangun akhlak mulia sebagai perilaku kehidupan. Berlaku adil dan bertindak sesuai tuntunan.

Semua itu dalam rangka menunaikan amanah kepemimpinan yang telah dipercayakan kepada orang tua. Semoga Allah menolong kita.

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: