pernikahan tidak harmonis

الزواج أيها الإخوة ليس إنبهارا،
الزواج أيها الإخوة معاملة دائمة الإنسان في بيته،
يتخلى مما يكون متلبسا به خارج بيته،
يحتك بإنسانة تطالبه بمطالب ويطالبها بمطالب،
يعيشان معا فتر ة طويلة.
هذا الأمر لا يمكن أن يحكمه،
ولا يمكن أن يجعله قائما صحيحا مستمرا متجددا،
تتدفق فيه دماء الحب و السعادة،
إلا الدين مع حسن الخلق.

Pernikahan, wahai saudaraku, tidaklah selalu memesonakan.

Pernikahan, wahai saudaraku, adalah pergaulan yang langgeng antara insan di dalam rumahnya.

Kadangkala terabaikan, terusir dari rumahnya, cekcok, istri menuntut suaminya, suami menuntut istrinya.

Pernikahan adalah hidup bersama dalam waktu yang panjang.

Perkara ini tidak selalu harmonis, juga tidak dapat melulu bertahan, baik-baik saja, lestari, indah, dalam jalinan cinta dan kebahagiaan.

Kecuali dengan agama dan bagusnya akhlak.

***

[Hak-hak suami istri, Sulaiman ar-Ruhaili, hlm. 11]

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: