meredam badai

Sungguh apa yg bergejolak di dalam dadaku, jauh lebih bergemuruh dari apa yg di dalam pikiranmu.

Sia-sia saja jika kau redam, percuma jua aku menghindari.

Bagaimana jika kita biarkan ia luruh, sebagaimana berlalunya hujan dari badai.

Menyejukkan, mendamaikan.

(@nd, 21-05-1436)

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: