tentang dusta

1 April, 2015

Tahukah anda?
Dusta itu membahagiakan, walaupun sementara.

Ada yang berdusta dalam canda, ngerjain orang lain. Ada pula yang berdusta dalam cerita, lucu-lucuan, bikin orang lain tertawa. Ada yang berdusta dalam pergaulan, demi status sosial.

Ada yang bilang dusta itu boleh untuk kebaikan. Tapi sayangnya hal baik tidak pernah akur dengan hal buruk.

Dusta itu candu. Jika sudah berdusta, akan diikuti dengan dusta lainnya. Begitu seterusnya.

Sampai-sampai, pelakunya tak sadar sedang berdusta, karena sudah biasa. Dustanya level “dewa”, berani berdusta atas nama Tuhan. Untuk menaikkan rating dan beroleh harga dunia.

Padahal Nabi bersabda, bahwa Allah menjamin surga bagi orang yang meninggalkan dusta. Para pendusta, barangkali mereka enggan masuk surga. 😦

View on Path


%d blogger menyukai ini: