bersama kesulitan ada kemudahan

Pernah baca atau dengar kalimat berikut ini?

(إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا)

Kalimat itu berasal dari Surat Al-Sharh ayat ke-6. Yang menurut terjemahan memiliki arti:

“sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”

**

Kesulitan (العسر) disebut dalam bentuk makrifah (bertanda ال), sedangkan kemudahan (يسرا) disebut dalam bentuk nakirah.

Makrifah (معرفة) adalah lafal yang menunjukkan sesuatu yang diketahui atau tertentu. Adapun nakirah (نكرة) adalah lafal yang menunjukkan sesuatu yang tidak diketahui atau tidak tertentu.

Dengan bentuk penyebutan seperti itu, tentu makna yang terkandung pada ayat ini melebihi apa yang tertulis pada terjemahan.

Apabila “kesulitan” disebut dengan bentuk makrifah, maka hal ini bermaksud menunjuk kepada kesulitan tertentu yang sudah diketahui perihalnya.

Sebaliknya, “kemudahan” disebut dengan bentuk nakirah. Hal ini bermaksud bahwa kemudahan yang dijanjikan itu tidak hanya satu atau pada kemudahan tertentu saja. Akan tetapi Allah menyediakan kemudahan yang tidak kita ketahui jumlahnya untuk dapat mengatasi kesulitan itu.

**

Jadi, jikalau kita menghadapi suatu masalah, maka jangan sampai putus asa, karena bersama kesulitan tersebut telah tersedia begitu banyak kemudahan. Insya Allah.

(@nd, 04071436)

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: