hanya sesaat

12 Mei, 2015

Hanya sesaat saja, namun kita habiskan seluruh hidup untuk yang sifatnya sementara.

Hanya sesaat saja, namun kita curahkan seluruh tenaga dan pikiran untuk yang sifatnya fana.

Hanya sesaat saja, namun kita masih mengabaikan persiapan untuk yang lebih kekal.

(@nd, 12052015)

View on Path


madah sabar dan syukur

10 Mei, 2015

Nak,
Ketahuilah, sungguh menakjubkan perkara orang yang beriman. Ketika ia beroleh karunia, engkau dapati ia bersyukur. Ketika ia ditimpa musibah, engkau dapati ia bersabar. Syukur dan sabar itu kebaikan bagi orang beriman.

Nak,
Ketahuilah, syukur dan sabar itu ibarat dua sayap burung. Tidaklah seseorang itu bersabar jika ia tidak mampu bersyukur. Begitu pula, tidak akan engkau dapati orang yang bersyukur kecuali dia pasti bersabar.

Nak,
Ketahuilah, orang yang tidak mampu bersyukur dengan yang sedikit tidak akan pernah mampu bersyukur pada yang melimpah. Tentu saja, orang yang mampu bersyukur pada yang sedikit pastilah dia orang yang sabar.

Nak,
Ketahuilah, sungguh sulit bagi orang yang tidak sabar untuk mampu berterima kasih kepada orang lain. Padahal, tidak termasuk orang yang bersyukur kepada Tuhan apabila ia tidak bersyukur kepada makhluk.

Nak,
Ketahuilah bahwa Allah telah menjanjikan tambahan karunia bagi orang yang bersyukur. Sebaliknya mengancam orang yang ingkar dengan azab yang pedih. Sungguh tidak tahu diri orang yang tidak sabar, ia telah jatuh pada pengingkaran.

Nak,
Ketahuilah, syukur dan sabar itu adalah hadiah. Jika kita berupaya untuk bersyukur, Allah pasti menghadiahkan rasa syukur. Demikian juga jika kita berusaha untuk bersabar, Allah pasti menjadikan kita sebagai penyabar.

Nak,
Ketahuilah, hadiah apapun tidak bisa diperoleh tanpa upaya. Dan setiap upaya akan selalu menemui kesulitan. Setiap kesulitan akan mengundang keluh kesah dan putus asa. Kecuali jika kita bersabar.

Nak,
Ketahuilah bahwa bersama kesabaran itulah akan datang pertolongan. Jalan keluar itu pasti ada setelah melalui kesulitan. Sungguh, bersama kesulitan pasti tersedia kemudahan.

Nak,
Ketahuilah, tidak akan ada ruginya bagi yang bersabar. Pahalanya tidak terhitung, bahkan Allah menyertai orang yang bersabar. Maka bersyukurlah, apabila beroleh kesabaran itu.

(@nd, 21071436)

View on Path


amalan hangus

8 Mei, 2015

Sebelum share status amal baik yang telah kita lakukan, timbang lagi: pilih ikhlas atau hangus.

View on Path


nisan bapak

8 Mei, 2015

Bapak, kepergianmu bersamaan harinya dengan kepergian sang raja. Prosesi pemakaman mu pun sesederhana pemakaman sang raja. Nisan kayu yang menandai kuburmu telah hancur kini dimakan rayap. Adakah engkau berkenan untuk kami pasangkan nisan sederhana sebagaimana nisan tanpa nama pada kubur sang raja?

(@nd, 19071436)


Orang berutang sering berdusta

7 Mei, 2015

Dari ‘Urwah, dari ‘Aisyah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كَانَ يَدْعُو فِى الصَّلاَةِ وَيَقُولُ « اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ » . فَقَالَ لَهُ قَائِلٌ مَا أَكْثَرَ مَا تَسْتَعِيذُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مِنَ الْمَغْرَمِ قَالَ « إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ .

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berdo’a di dalam shalat:

Allahumma inni a’udzu bika minal ma’tsami wal maghrom (Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa dan banyak hutang).”
Lalu ada yang berkata kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Kenapa engkau sering meminta perlindungan dari hutang?”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, “Jika orang yang berhutang berkata, dia akan sering berdusta. Jika dia berjanji, dia akan mengingkari.”

(HR. Al-Bukhari dan Muslim).

View on Path


jalan lurus

5 Mei, 2015

إهدناالصراط المستقيم

View on Path


batas sadakah

5 Mei, 2015

Jika zakat dibatasi oleh nisab dan haul, maka sedekah hanya dibatasi oleh rasa enggan.

View on Path


mencari pahala jemaah

4 Mei, 2015

Ada sebagian orang yang mendatangi masjid demi memperoleh pahala salat berjamaah yang dijanjikan 25 derajat lebih baik daripada salat sendirian, tetapi sama sekali tidak memedulikan jamaah lainnya.

Ia tidak memperhatikan bau badannya sendiri, tidak tersenyum dan bertegur sapa kepada jamaah lain, masa bodoh dengan anak kecil yang menangis, tidak sabar dalam menasihati anak-anak yang membuat keributan, tidak mematikan suara dering telepon genggamnya, bahkan tanpa merasa bersalah badannya menimpa orang di sebelahnya.

Padahal tanpa kehadiran orang lain, akankah ia mendapatkan pahala berjamaah yang dicari?

(@nd, 25042015)

View on Path


kalau masih belajar

4 Mei, 2015

Kalau masih belajar, turuti saja arahan guru, tetap bersamanya sampai materinya selesai.

Kalau masih belajar, abaikan saja ocehan orang lain, fokus pada pelajaran, bertahan hingga lulus ujian.

Kalau masih belajar, jangan hiraukan cibiran orang, mereka mungkin tidak tahu deritamu atau lupa pernah begitu.

Kalau masih belajar, bersabarlah, kerjakan tugas, bersemangat lah walaupun jenuh dan bosan.

(@nd, 14071436)

View on Path


guru dan pendidikan

2 Mei, 2015

Ing ngarso sung tulada – Seorang guru adalah model, ia digugu dan ditiru.

Menjadi contoh bagi murid-muridnya. Sebagai teladan kebenaran dan kebaikan.

Ing madya mangun karsa – Seorang guru adalah pendidik, mengajarkan ilmu dan membangun inisiatif positif.

Membangkitkan hasrat untuk maju serta akhlak untuk perilaku.

Tut wuri handayani – Seorang guru adalah motivator, penyebar semangat.

Mendorong progresivitas, bukan menghakimi apalagi mematahkan asa.

Pendidikan adalah hak setiap insan. Bukan hanya milik yang cemerlang, apalagi hanya yang beruang.

Pendidikan seharusnya mencerdaskan, secara pengetahuan, emosi maupun budi pekerti.

Pendidikan mengantarkan peradaban. Bukan hanya beradab di dunia, lebih penting lagi masuk surga.

(@nd, 02052015)

View on Path


%d blogger menyukai ini: