gak pake mecin

Radya sedang menikmati semangkuk bakso di warung ketika seorang pembeli datang memesan bakso. “Bungkus satu ya bang, baksonya saja, gak pake mecin,” begitu pesan si pembeli kepada Tukang Bakso. Tiba-tiba Radya meletakkan sendoknya dan berhenti makan.

“Ada apa mas?” tanya Baba. “Ini pakai mecin gak, Ba?” Radya balik bertanya. Rupanya ia tersadar ketika memesan bakso tadi, lupa mengatakan kepada Tukang Bakso agar tidak menabur mecin pada mangkuknya.

“Barangkali ada, memangnya kenapa?” Baba  kembali bertanya. “Kalau pakai mecin, mas gak boleh makan,” jawab Radya. “Siapa yang tidak membolehkan?” selidik Baba. “Iya, kan itu makanan tidak sehat, tidak boleh dimakan,” Radya menjelaskan.

“Eh, mas. Tahu gak jika di PopMie yang kamu suka makan itu ada mecinnya,” kata Baba. “Emang?” Radya terperanjat, “masak sih, Ba?” Baba mengangguk. “Yah, masak Radya gak boleh makan PopMie lagi?” ujar Radya sesal..

“Sudah, sekarang habiskan saja baksonya, besok-besok kalau makan di luar ingat kita pesan ke penjualnya tanpa mecin, ya,” kata Baba memberi solusi. “Iya deh,” Radya kecewa, “besok-besok Radya gak lupa pesan itu, gak pakai mecin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: