Tukang roti

Sore ini di masjid, saya berjumpa tukang roti keliling yang memikul peti rotinya. Ada roti pisang, coklat, keju, soes. Teringat masa kecil dulu, bapak suka membeli roti di tukang roti keliling untuk kudapan anak-anaknya. Setelah memesan beberapa roti, saya bertanya kepada si penjual roti harga yang harus saya bayarkan. Ia menjawab, “Enam ribu.” Terkejut saya dengan harga yang disebutkan untuk tiga potong roti yang saya beli. 
Aduhai murah sekali. Tak mudah bagi saya membayangkan betapa jauh jarak yang harus ia tempuh dibandingkan dengan roti yang dijualnya dengan harga dua ribu rupiah saja sepotong? Kekaguman saya bertambah kepadanya yang menyempatkan untuk menunaikan salat. Betapa banyak manusia yang mencari rezeki namun melupakan kewajibannya kepada Sang Pemberi Rezeki.

@ndi, 24082015

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: