Momentum liburan

image

Tidak merayakan natal tapi ikut berlibur?
Tidak merayakan maulid tapi mengadakan pengajian?

Natal dan maulid, adalah di antara hari-hari libur nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah. Hari libur nasional lainnya seperti tahun baru, hari kemerdekaan dan hari-hari raya keagamaan, tidak ketinggalan hari Minggu sebagai hari libur bagi pegawai dan pelajar.

Waktu adalah sesuatu yang sangat berharga. Seseorang dikatakan merugi jika tidak dapat memanfaatkan waktu dengan baik. Seorang muslim, apabila telah selesai mengerjakan suatu kebaikan, sangat dianjurkan untuk segera mengerjakan kebaikan yang lain.

Imam Syafi’i rahimahullah berkata, “Waktu ibarat pedang, jika engkau tidak menebasnya maka ialah yang menebasmu. Dan jiwamu jika tidak kau sibukkan di dalam kebenaran maka ia akan menyibukkanmu dalam kebatilan.”

Akan tetapi hidup seorang muslim tidak melulu diisi dengan kerja. Karena setiap sendi kehidupan memiliki haknya untuk diperhatikan. Tubuh memiliki hak, keluarga memiliki hak, jiwa juga memiliki hak. Ada saatnya untuk beristirahat, untuk bercengkerama, untuk meningkatkan iman.

Hari libur adalah salah satu sarana yang disediakan untuk memenuhi hak-hak tersebut. Dengan demikian memanfaatkan momentum tidaklah sama dengan ikut-ikutan merayakan hari libur, apalagi dikatakan sebagai bidah.

Wallahu waliyut taufiq.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: