menunggu

Kita sanggup untuk merasa tenang menanti pesawat di ruang tunggu bandara, sedangkan di sana orang-orang berlalu lalang, perempuan yang tidak menutup auratnya dengan sempurna, dan suara-suara musik.

Sanggupkah kita juga merasa tenang, menanti khatib naik mimbar jumat, di mana orang-orang duduk berzikir, membaca Quran, atau salat sunah?

@ndi, 02111437

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: