Belajar jujur

Haus, Andi pun pergilah ke warung penjual minuman. Tidak ada seorangpun di sana, baik pembeli lain maupun penjualnya. Setelah mencari-cari tak ketemu sang penjual, Andi mengambil sebotol air mineral dan meletakkan uang dua lembar duaribuan rupiah di atas meja penjual, lalu meninggalkan warung.

Beberapa saat kemudian, Andi kembali ke warung dan bertemu dengan penjual yang sedang melayani pembeli lain. Melihat Andi, sang penjual bertanya, “Mau beli apa, Mas?”

Andi menjawab apa adanya, “Tadi saya kemari tidak ada siapapun, lalu saya mengambil air mineral sebotol dan saya letakkan uang di meja.” Penjual melihat uang tersebut lalu berkata datar, “Kurang seribu, Mas.”

“Wah, kurang kah? Biasanya saya membayar empatribu saja,” kata Andi. Sang penjual menjawab, “Kita semua dekat sini sepakat air mineral sebotol dihargai limaribu rupiah.”

Setelah melunasi kekurangan bayar, Andi berlalu dengan sedikit rasa kecewa. “Duhai, seandainya tadi tak perlu kembali ke warung.”

😂

@ndi, 24082017

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: