Layu

Kau tahu aku menyukai wayang, maka engkau berkisah tentang pandawa lima, rama dan lesmana, satria panji, dan mengajariku membuat wayang dari daun singkong.

Kau tahu aku menyukai perjuangan, maka engkau berkisah tentang perang jepang, perang kemerdekaan, penderitaan di masa awal republik ini berdiri, dan aku terlelap di pangkuanmu. 

Kau tahu aku menyukai bahasa, maka kau bercerita aji saka, mengajariku hanacaraka, berkirim surat denganku dalam aksara jawa, yang selalu kuakhiri dengan kalimat “matur sembah sungkem”.

Kau tahu aku suka prakarya, maka kau ambil benang wol dan hakpen, kau tunjukkan caranya merenda, serupa merenda kata dalam puisi, jalin menjalin dengan indahnya. 

Kau tahu aku pandai mengaji, maka kau memintaku mengeja alif ba ta, membaca alquran, serta beberapa doa dan zikir untuk selalu lisanmu melafalkannya.

Kau tahu aku suka aroma tembakau, maka kau sediakan sejumput tembakau dan cengkih, untuk kuletak di atas kertas piper dan kulinting. Lalu kau bakar, kau isap dan hembuskan, sambil menggosok gigi.

Kau tahu aku suka aroma kopi, maka kau tunjukkan bijih dan alat penggiling manual. Kau ajari aku cara menikmati kopi hangat: kopi hitam maupun kopi susu.

Kau tahu aku suka unggas, kau biarkan aku bermain dengan kalkun, ayam dan bebek. Memelihara mereka, membeli dedak, mengaduk cacahan sayur untuk makanan unggas. 

Kau tahu aku sedang jatuh cinta, maka engkau bercerita tentang rama dan sinta, samiaji dan drupadi, arjuna dan subadra, tentang pengorbanan dan kesetiaan. 

Kau tahu aku kerepotan dengan seorang anak, maka engkau menasihatiku untuk memperbanyak anak, tetap bersabar dan terus bersyukur.

Kau tahu aku mencintaimu, maka suaramu bersemangat saat aku menelepon, wajahmu berseri saat aku datang, senyummu ceria saat aku tertawa, rintihanmu lipur saat aku hadir. 

Kaulah ibu yang melahirkan ibuku, kini pergi meninggalkan semua lelah dan payah, teriring doa husnul khatimah, ampunan dan kasih sayang Allah kepadamu senantiasa melimpah. 

@ndi, 03121438

picture by @karunjw 

tadabur QS 57: 19-24

in memoriam ibunda Hj. Siti Hadiah

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: