Dan bulan, ketika ia purnama

6 Oktober, 2017

Sayangku, bagaimanakah rembulan begitu indah di saat purnama, padahal ia hanya merefleksikan pancaran sinar mentari yang ia iringi.

Cintaku, ketahuilah bahwa bulan dalam bahasa arab, القمر adalah maskulin, dan matahari, الشمس adalah feminin. Maka akulah bulan bagimu dan engkaulah matahariku.

Sayangku, perhatikanlah bahwa Allah menyebutkan bulan sebagai yang bercahaya dan matahari sebagai yang menyala-nyala.

Maka jika engkau dapati aku bersinar terang, itu hanyalah pantulan dari nyalanya dirimu. Sebaliknya jika aku redup, pun karena suramnya engkau.

Cintaku, tetaplah menyala wahai pelitaku. Kuatkanlah dirimu dan teruslah cemerlang, duhai sumber cahayaku.

Apabila engkau mempertanyakan, ku kan selalu di sisimu, seperti bulan mengiringi matahari, sampai waktu yang telah ditentukan.

@ndi.ep, 15011439
picture by me

– with Citra at Kebun Binatang Ragunan

View on Path

Iklan

%d blogger menyukai ini: