baiti janati

“Say, tahu gak apa yang kuinginkan saat ini?” tanyaku. “Hmm, apa ya?” dia balik bertanya. “Kira-kira aja,” kataku. “Kamu ingin aku di dekatmu?” tebakannya terdengar semringah. “Ih, ge-er aja. Kamu kali yang ingin begitu,” balasku.

“Huu, males deh. Tadi disuruh nebak, giliran salah malah dicela,” katanya kecewa. “Nggak salah kok, cuma gak tepat,” aku mengoreksi. “Trus, mau kamu apa?” tanyanya. “Beneran, mau tau aja atau mau tau banget?” godaku.

“Ngga jadi ah,” jawabnya malas, lalu mengalihkan topik, “kamu lagi di mana sih?” Kujawab, “Lagi di tengah kemacetan.” Dia bertanya “Emangnya lewat mana, kok kena macet?” “Lewat jalan raya, lah, macet luar biasa, sampai gak berasa lagi,” jawabku perih.

“Aha, aku tahu apa yang paling kamu inginkan!” tiba-tiba ia mengagetkan, lalu melanjutkan, ” Kamu ingin lepas dari kemacetan dan segera sampai tujuan, iya kan?” Aku pun mengiyakan dan berkata, “Hehehe, andai aku bisa terbang menuju hatimu, sayang.”

“Gombal! Banyakin zikir aja. Allah pasti bantu,” sarannya ini membuatku berkeping-keping.

#fragment
#baitijanati

@ndi.ep 06022018

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: