pensiun almarhum bapak

6 Februari, 2015

Melalui PT. Taspen (Persero), Pemerintah memberikan uang duka wafat dan asuransi kematian kepada keluarga almarhum pensiunan PNS. Selain itu, masih menggaji almarhum bapak selama 4 bulan setelah wafat. Pada bulan ke-5 dan seterusnya ibu pun berhak atas gaji janda.

Fasilitas ini tentulah terinspirasi dari syariat Islam: masa duka janda ditinggal mati suaminya adalah 4 bulan 10 hari, serta anjuran berbuat baik kepada para janda. Masya Allah.

Semoga Allah ta’ala terus memberkati Pemerintah Republik Indonesia. Amin. – at PT. Taspen (Persero)

See on Path


asuransi kecelakaan

19 November, 2014

Percayakan Asuransi Kecelakaan anda pada asuransi terbaik yang memberikan jaminan kepastian.

View on Path


travelling with peace of mind

6 Februari, 2014

banyak cara untuk “peace of mind” ketika bepergian. di antaranya adalah membeli premi asuransi perjalanan. dengan mengeluarkan sedikit uang untuk mendapatkan jaminan pertanggungan yang cukup besar. tentu saja untuk menanggung biaya apabila terjadi sesuatu atau diberikan kepada ahli waris jika terjadi kehilangan jiwa. sayangnya tidak semua bentuk asuransi diperbolehkan dalam syariat islam. belum lagi kesulitan yang dihadapi ketika mengajukan klaim menjadi permasalahan tersendiri.

mengenai hukum asuransi dapat kita kaji dari makalah ilmiah para ahli fikih. namun tidak berbekal sama sekali juga bukan hal yang dibenarkan. ada baiknya orang yang bepergian menyediakan bekal yang cukup bagi dirinya dan nafkah yang cukup bagi keluarga yang ditinggalkan selama perjalanan. kalau perlu menyediakan sejumlah materi yang cukup untuk menghidupi keluarganya apabila terjadi kehilangan kemampuan atau kehilangan jiwa.

akan tetapi tidak semua orang dikaruniai oleh Allah kelebihan rezeki untuk melakukan hal tersebut. maka bekal dan nafkah terbaik bagi seorang muslim dan keluarga yang ditinggalkan adalah keimanan dan ketakwaan. karena hanya kedua hal itulah yang mampu menjaga manusia tidak hanya ketika hidup di dunia namun juga di kehidupan selanjutnya.

di antara bentuk ketakwaan adalah tawakal kepada Allah. sangat dianjurkan bagi seorang muslim untuk membaca doa ketika ia keluar rumah:

Dengan nama Allah aku bertawakkal kepadaNya dan tiada daya serta upaya kecuali dengan keizinan Allah. (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

serta doa berikut:

Ya Allah aku berlindung denganMu supaya tidak sesat atau disesatkan menyeleweng atau diselewengkan, berbuat aniaya atau dianiayakan, bodoh atau diperbodohkan ke atasku. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i, dan At-Tirmidzi)

dan saling berpesan kepada keluarga yang ditinggalkan:

Aku serahkan kamu kepada Allah yang tidak pernah menyia-siakan simpanan yang ditinggalkan kepadaNya. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

kemudian didoakan oleh keluarganya:

Aku serahkan agamamu, amanahmu dan penamat amalanmu kepada Allah. (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)

ketika ia menaiki kendaraannya untuk memulai perjalanan membaca doa ini:

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Maha Suci Tuhan yang telah memudahkan kenderaan ini untuk kami, sedang kami sebelum ini tidak terdaya menguasainya. Sesungguhnya kepada Tuhan kamilah kami akan kembali. Ya Allah, kami memohon kepadaMu dalam perjalanan kami kebaikan dan ketaqwaan dan amalan yang Engkau redhai, Ya Allah, ringankanlah perjalanan kami dan pendekkanlah jaraknya. Ya Allah Engkaulah Teman dalam perjalanan dan pengurus bagi ahli keluarga. Ya Allah, aku memohon perlindunganMu dari kesulitan perjalan, pandangan yang menyedihkan, dan kejahatan yang boleh menimpa harta dan ahli keluarga. (HR. Muslim)

betapa indah dan sangat mendalam makna doa-doa tersebut jika kita mau merenunginya. dan kalau boleh dikatakan sebaik-baik asuransi yang pasti didapatkan pertanggungannya adalah doa-doa tersebut. dengan mengamalkannya, dijamin akan memperoleh “peace of mind” yang paripurna. jaminan yang pasti dari Allah yang Mahakuasa.

Allahul muwaffiq.


asuransikan dengan sedekah

20 Mei, 2005

telepon di meja saya berbunyi, ketika diangkat, suara di seberang memperkenalkan dirinya sebagai agen asuransi dan menawarkan kepada saya program hospital cash plan dengan perlindungan untuk penggantian biaya rawat inap rumah sakit per kejadian sakit sebesar Rp500 ribu per hari dan per kejadian kecelakaan Rp1 juta per hari, masing-masing kejadian ditanggung maksimal 60 hari saja. Fasilitas tersebut akan diaktifkan sejak saya tutup telepon dan akan ditagihkan preminya setiap bulan ke rekening kartu kredit saya sebesar Rp42 ribu per orang yang dilindungi.

handphone saya membunyikan alert sms, sebuah mesej dari istri: “ternyata ada dhuafa di sebuah perusahaan besar” saya langsung ingat percakapan dengan istri saat makan siang setelah ia bercakap-cakap dengan seorang resepsionis di kantor saya (di kantor saya resepsionis di-hire outsourcing pihak ke-tiga), menurut cerita si resepsionis, ia harus menjadi single parent karena ditinggal suaminya yang tidak bertanggung jawab. Dan gajinya yang tidak sampai Rp1 juta per bulan masih harus dipotong dengan hutang yang pernah dia ajukan karena harus membiayai rumah sakit anaknya atau ibunya.

sesampai di rumah, diskusi saya dengan istri tentang dua kejadian itu,
“sayang ya Rp84 ribu sebulan (karena yg ditanggung asuransi adalah saya dan istri), lebih baik jika diberikan kepada resepsionis itu untuk biaya susu anaknya”
mata saya berbinar mendengar pernyataan itu, ya mengapa tidak saya asuransikan saja diri kami berdua dengan sedekah? apa artinya uang Rp500 ribu atau Rp1 juta per hari jika baru bisa dinikmati setelah jatuh sakit atau kecelakaan?
bukankah jauh lebih nikmat jika selalu sehat wal afiat dan dilindungi Allah?


7 Langkah Menuju Kesuksesan Finansial

16 Mei, 2005

Halo, senang sekali dapat bertemu lagi …walaupun hanya lewat kata-kata hehehe, kali ini kita akan bahas tentang langkah apa yang harus kita tempuh untuk dapat mencapai kesuksesan finansial.

KEMBANGKAN RENCANA KEUANGAN

Perencanaan sangat besar artinya bagi kesehatan kondisi keuangan Anda. Buat daftar tujuan jangka pendek dan jangka panjang Anda. Dengan mengetahui tujuan-tujuan Anda, Anda dapat merumuskan cara untuk mencapainya, dan segera memulai langkah-langkah untuk mewujudkannya. Mungkin Anda berpikir ,”Gimana nanti aja deh…”. Coba Anda renungkan saat ini juga apakah kita akan memliki penghasilan seperti ini selamanya, dan apakah tujuan hidup kita akan tercapai begitu saja tanpa perencanaan yang jelas? Tampaknya gak mungkiiin deh….

TAATI BUDGET ANDA

Pas jam makan siang, Anda mampir ke ATM dan ingin mengambil uang 50,000 untuk makan siang di luar (sekali-kali gak di pantry lah…). Pada saat Anda lihat saldo yang tersisa ternyata tinggal 20,000!! Hei, kemana saja perginya uang Anda??

Ini semua kembali ke masalah budgeting. Sebisa mungkin monitor secara ketat pengeluaran Anda sehari-hari. Buatlah catatan, berapa banyak yang harus Anda alokasikan untuk keperluan bulanan, keperluan harian dan keperluan rekreasi atau hobby Anda.

Jangan lupa sisihkan jumlah uang yang tetap setiap bulannya untuk ditabung. Ingat!! Pay yourself first, bayar diri Anda dulu untuk tabungan Anda, masa depan Anda, sebelum uang penghasilan kita pakai untuk keperluan kita yang lain…Menyusun budget itu gampang….yang susah itu bagaimana menaatinya…hehehe

HIDUPLAH SESUAI KEMAMPUAN ANDA

Jangan biarkan gaya hidup melampaui penghasilan Anda. Apabila Anda naik gaji (Amiiiin), jangan biarkan pengeluaran Anda ikut naik juga, Justru tingkatkanlah jumlah tabungan Anda…Selalu pisahkan kebutuhan dan keinginan, Anda mungkin tidak akan sakit atau mati jika keinginan Anda tertunda bukan?? Tapi kebutuhan adalah hal yang harus sebisa mungkin dipenuhi tiap bulannya.

Tipsnya….pandai-pandailah memilih teman. Kalau kita berteman dengan perokok…bukan tidak mungkin ada budget tambahan untuk beli rokok. Jika berteman dengan seorang ‘shop-a-holic’ bisa jadi kita jadi beli sesuatu yang sebenarnya kita tidak perlukan….Intinya : KEEP ALL UNDER CONTROL

MENABUNGLAH !!!

Ingat, idealnya setiap orang mempunyai tabungan sebesar 2 – 4 kali lebih besar dari penghasilannya yang tidak boleh disentuh keuali dalam keadaan emergency. Mungkin saja mobil Anda rusak berat bersamaan dengan tanggal jatuh tempo pembayaran asuransi tahunan Anda. Di saat seperti ini…kerasa kan manfaat tabungannya.

Tipsnya…sisihkan 10% dari penghasilan Anda untuk ditabung sebaelum pengeluaran dan tagihan menanti. Jika tidak sanggup 10% bisa didapatkan dengan mengurangi ‘gaya hidup’ kita sebesar 10%. Susah?? Siapa bilang? Jika kita biasa makan dengan budget 10,000 sekali makan….apakah jika dikurangi 1,000 saja akan membuat Anda kelaparan? Hmm…

BEBASKAN DIRI DARI JERATAN HUTANG KARTU KREDIT

Kartu plastik ini memang godaan, seakan-akan kita memiliki uang lebih. Ingat bahwa kartu kredit bukanlah uang lebih!! Gunakan hanya di saat emergency dan bukan ketika Anda ingin membeli barang yang harganya di luar kemampuan Anda.

Tipsnya…memiliki 2 kartu kredit sudah sangat lebih dari cukup untuk Anda. Tapi 1 kartu saja sebenarnya sudah sangat cukup jika dapat digunakan secara bijak.

MEMILIKI PERLINDUNGAN KEUANGAN

Asuransi adalah bagian yang sangat penting dari sebuah perencaan keuangan Anda, dan memegang peranan utama dalam menjamin kepastian kondisi keuangan Anda di masa depan. Tentunya Anda tidak ingin sebuah bencana seperti insiden PJR di tol Jagorawi kemarin menghancurkan rencana masa depan Anda dan keluarga. Pertimbangkan kembali, apakah Anda telah memiliki proteksi yang cukup atas jiwa Anda, kesehatan, pendidikan, masa pensiun, mobil atau bahkan rumah Anda.

Sebuah fenomena menarik yang terjadi adalah orang Indonesia lebih bangga memiliki 3-4 kartu kredit, sementara di Jepang (katanya) orang justru memiliki 3-4 asuransi untuk dirinya. Di Indonesia banyak orang yang mengasuransikan rumahnya, mobilnya (karena masih kredit…hehehe), tapi tidak jiwanya (coba bayangkan siapa yang harus melunasi kredit mobil tersebut jika Anda meninggal)

BERINVESTASILAH

Jika memungkinkan, akan lebih ideal apabila di samping menabung dan mengikuti program asuransi, Anda juga dapat menyisihkan sejumlah dana untuk diinvestasikan.

Apabila Anda telah menjalankan empat saja dari tujuh hal di atas. Anda tengah berada di jalan menuju kesuksesan finansial. Namun, apabila Anda belum memulainya, tidak pernah ada kata terlambat.

Mulailah sekarang juga. Ingat bahwa ribuan langkahpun selalu dimalai dengan LANGKAH PERTAMA.

Salam Sukses

“The Financial Tips”

Kompleks Koperasi No.35 , Jl.Gatot Subroto (Sebelum PMI), Jakarta, DKI Jakarta 12780, INDONESIA

http://spreilutju.com/financialtips.html


%d blogger menyukai ini: