cerita hujan

12 November, 2014

^^ Abang:

“Dek,

Biarlah hujan turun, membasahi bumi yang kering, sebagaimana hati kita yang kering dibasahi oleh zikir.

Biarlah hujan tumpah, menghidupkan tanah yang tandus, sebagaimana hati kita yang tandus dihidupkan oleh zikir.

Biarlah hujan menyirami, menumbuhkan tanam-tanaman, sebagaimana hati kita menumbuhkan cinta oleh karena zikir.”

^^ Adek:

“In other words..
Biarlah abang pulang jika hujan telah reda,
Supaya ngga basah..
😁”

(19-01-1436)

View on Path


Nulis Lagi Ahh..

1 November, 2010

Sudah 2 tahun blog ini nggak bertambah entri-nya.. Sejak Baba nggak boleh lagi akses multiply dari kantor n Bubu sibuk jualan di kedaijajakaulan.

Ngeliat blog temen2 yang tetep eksis, Baba n Bubu pun jadi ingin menghidupkan lagi blog yang dulu sempat jadi rumah maya kami ini.. apalagi sekarang udah nggak perlu lagi tergantung sama fasilitas intenet kantor n Bubu nggak perlu nitip2 posting ke Baba segala.. hahaha jadul amat yak? 😀

At the end of October, bulan dimana negeri kita sering ditimpa musibah, kami mulai menulis lagi seperti dulu.. setiap goresan dari tuts keyboard adalah jejak hidup yang mudah2an membawa hikmah, bukan sekedar curcol 😀


coretan di busway

23 September, 2010

Siapa yang sukacita melihat busway dicorat-coret? Saya kira tak satupun

Bagaimana dengan coretan mengenai busway? Barangkali http://tbws.wordpress.com (yang sebagian tulisannya merupakan impor dari blog ini) dapat bercerita sedikit mengenai hal-hal yang dialami oleh salah seorang penumpang setia Transjakarta busway.

Terima kasih telah berkunjung dan menikmati cerita tentang busway. Dan bila anda adalah salah satu dari penumpang, peminat, pemerhati, atau pengurus busway, saya mengundang anda untuk mencoretkan sebarang komentar atau berbagi cerita di blog tersebut. Silakan!


kembali bercerita

14 Juni, 2004

mencoba menggali lagi berkas-berkas dan scriptures di dalam komputer, kutemukan beberapa arsip cerita yang belum pernah ku publish. akhirnya kucoba bikin blog cerita di jendela CERITA untuk membuatnya terbuka bagi siapa saja. aku sengaja tidak mengedit cerita-cerita tersebut, jadi masih raw dan fresh dari mata air kisah di kepalaku. memang kadang-kadang terlalu vulgar, tetapi mudah-mudahan bisa diterima sebagai buah pikiran.


%d blogger menyukai ini: