clean up days

23 November, 2010

Semakin banyak disposisi yang mampir ke meja kita dan manajemen surat menyurat kita masih first in first out ataupun berdasarkan urgensinya, mau gak mau, semakin kita akan mendapati meja kerja kita berisi dengan kertas-kertas. Dan seringkali kita menyayangkan untuk menyingkirkan semua berkas itu dari meja kita dengan alasan masih berguna ataupun masih diperlukan andaikata dipertanyakan. Clean desk management sudah diberlakukan di level manajemen yang lebih sering menerima tamu, tentu saja akan merepotkan dan mempermalukan diri apabila terlalu banyak tumpukan kertas di mejanya. Lalu bagaimanakah jika clean desk management mulai diterapkan di level worker, yang jelas-jelas bekerja dengan semua kertas dan disposisi dari atasannya? Aniway, happy clean up days!


kejatuhan durian runtuh

16 Februari, 2010

Peribahasa yang sudah sangat jarang didengar ini sempat divisualisasikan dengan sangat menarik oleh salah satu bank nasional dalam promo programnya. Pada film animasi besutan anak negeri jiran [1] mengambil latar cerita di kampung durian runtuh. Agaknya hendak memopulerkan kembali peribahasa yang aslinya berbunyi “bagai mendapat durian runtuh”, bermakna “mendapat keuntungan yg tidak tersangka-sangka atau tidak dengan bersusah payah”.

Baca entri selengkapnya »


antara disposisi dan dispose

31 Mei, 2008

dalam surat menyurat internal kantor ada beberapa istilah yang dikenal: nota, memorandum, dan disposisi. kesemuanya sama fungsinya yaitu menyampaikan informasi ke dalam organisasi. biasanya nota dikirim oleh bawahan kepada atasan, memorandum dikirim antara fungsi bidang, sedangkan disposisi dikirim oleh atasan kepada bawahan. surat menyurat internal ini diperlukan sebagai bukti tertulis dari sebuah perintah, informasi maupun tanggapan. dan memiliki dampak psikologis tertentu pada penerimanya.

[baca selanjutnya ya]


%d blogger menyukai ini: