matahari mengelilingi bumi?

15 Februari, 2009

telah sampai kabar bahwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menyatakan bahwa matahari mengelilingi bumi berdasarkan dalil-dalil berikut ini: QS Al-Baqoroh : 258, QS Al-An’am : 78, QS Al-Kahfi : 17, QS Al-Anbiya : 33, QS Al-A’raf : 54, QS Az-Zumar : 5, QS Asy Syams : 1-2, QS Yaasiin : 37-40, dan juga HR. Bukhari no. 3199; Muslim no. 159:

“Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Abu Dzar r.a dan matahari telah terbenam. Artinya:”Apakah kamu tahu kemana matahari itu pergi?” Dia (Abu Dzar) menjawab:’Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu’. Beliau bersabda:”Sesungguhn ya dia pergi lalu bersujud di bawah Arsy, kemudian minta izin lalu diizinkan baginya, hampir-hampir dia minta izin lalu dia tidak diizinkan. Kemudian dikatakan kepadanya; Kembalilah dari arah kamu datang, lalu dia terbit dari arah barat (tempat terbenamnya).”

Lalu Ustadz Abu Muhammad Dzulqarnain menambahkan bahwa pendapat ini didukung pula oleh para ulama lainnya seperti Syaikh Ibnu Baz, Syaikh Muqbil dan lain-lainnya, bahkan Fatwa Mufti Saudi Arabia Pertama, guru para Imam di masa ini, Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Asy-Syaikh.

Pendapat seperti ini juga pernah diikuti oleh kaum Yahudi dan Nasrani pada masa lalu. Hingga kemudian buku sejarah ilmu pengetahuan mencatat nama Copernicus diikuti oleh Galileo Galilei mengemukakan paham Heliosentris untuk membantah paham Geosentris  sehingga mereka dihukum mati oleh gereja. Saya meyakini bahwa Alquran adalah kitab yang meluruskan kesalahan kaum terdahulu, dan memberikan petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa.

Baca entri selengkapnya »


%d blogger menyukai ini: